Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur, bersama komunitas ojek online (ojol) setempat, menunjukkan solidaritas mendalam. Mereka menggelar shalat gaib dan doa bersama pada Sabtu, 31 Agustus, di Masjid Walisongo Polres Sumenep. Kegiatan ini didedikasikan untuk Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang meninggal dunia dalam insiden tragis.
Affan Kurniawan menjadi korban insiden tragis saat mengantar pesanan makanan di Jakarta. Ia terjebak dalam kemacetan parah akibat unjuk rasa yang berujung ricuh pada 28 Agustus. Nahas, Affan meninggal dunia setelah terlindas mobil Brimob dalam kejadian tersebut, memicu duka mendalam.
Inisiatif shalat gaib ini merupakan wujud simpati dan kepedulian dari jajaran kepolisian dan para pengemudi ojol di Sumenep. Tujuannya adalah mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, mereka juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Advertisement
Advertisement
Solidaritas dan Simpati Polres Sumenep
Kapolres Sumenep, AKBP Rivandi, menjelaskan bahwa shalat gaib dan doa bersama ini adalah bentuk nyata solidaritas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud simpati yang tulus dari pihak kepolisian dan komunitas ojol Sumenep. Suasana kebersamaan yang hangat sangat terasa di Masjid Walisongo.
Kapolres menyampaikan harapannya agar almarhum Affan Kurniawan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Ungkapan duka cita mendalam disampaikan kepada seluruh keluarga korban.
Kebersamaan antara Polres Sumenep dan para pengemudi ojol terlihat sangat erat dan penuh keikhlasan. Hal ini mencerminkan hubungan baik yang terjalin antara aparat keamanan dan elemen masyarakat. Semangat persatuan ini menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam menjaga kerukunan.
Advertisement
Advertisement
Proses Hukum dan Pentingnya Keamanan Bersama
Kapolres Rivandi juga menegaskan bahwa musibah yang menimpa Affan Kurniawan telah diproses secara hukum. Penegakan hukum ini dilakukan atas perintah langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal ini menunjukkan keseriusan pihak berwajib dalam menangani kasus tersebut.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak berwajib. Kapolres menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di daerah secara bersama-sama. Kolaborasi antara masyarakat dan polisi sangat dibutuhkan.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa menyampaikan aspirasi di depan umum adalah hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Polisi, sebagai alat keamanan negara, memiliki tugas untuk melindungi kegiatan masyarakat dan menjaga ketertiban. Kerja sama yang baik antara polisi dan elemen masyarakat sangat diharapkan demi terciptanya kondisi kondusif dan aman.
Advertisement
Advertisement
Gelombang Solidaritas Meluas
Aksi shalat gaib dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas ini tidak hanya berlangsung di Sumenep. Jajaran Polres Sampang dan Polres Bangkalan juga turut menggelar kegiatan serupa. Mereka berkolaborasi dengan komunitas ojol setempat untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan.
Inisiatif dari berbagai Polres ini menunjukkan kepedulian mendalam terhadap insiden tragis yang menimpa Affan. Solidaritas ini mencerminkan bahwa rasa empati dan dukungan tidak terbatas pada satu wilayah saja. Hal ini juga memperkuat hubungan baik antara aparat keamanan dan masyarakat.
Gelombang solidaritas yang meluas ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dapat terwujud dalam menghadapi musibah. Pesan persatuan dan dukungan moral terus digaungkan di berbagai daerah, menunjukkan kepedulian yang mendalam. Semoga semangat ini dapat terus terjaga dan memberikan kekuatan bagi keluarga korban serta seluruh komunitas ojol.
Advertisement
Sumber: AntaraNews