Warga Maros Diduga Tewas Dibunuh di Armenia, Jasad Ditemukan Terlilit Lakban

WNI bernama Valenth Alexie Tamboto (24), itu ditemukan meninggal dunia di kamar mess perusahaan.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Warga Maros Diduga Tewas Dibunuh di Armenia, Jasad Ditemukan Terlilit Lakban
WNI asal Maros diduga dibunuh di Armenia. (merdeka.com/Fajar Ihwan).

Seorang warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang bekerja di Armenia, Valenth Alexie Tamboto (24), ditemukan meninggal dunia di kamar mess perusahaan. Kematian Valenth di Kota Yerevan, Republik Armenia viral di media sosial.

Adik Valenth Alexie Tamboto, Arnold Laurenc Tamboto menduga kakaknya menjadi korban pembunuhan. Alasannya, saat jasad kakaknya ditemukan dalam kondisi tangan, kaki, mulut dan leher diikat lakban.

"Kami menyerahkan semuanya kepada otoritas Armenia untuk menyelidiki daan mengungkap motifnya," ujar kepada wartawan, Senin (20/7).

 

WNI asal Maros diduga dibunuh di Armenia.
WNI asal Maros diduga dibunuh di Armenia. (merdeka.com/Fajar Ihwan).

Arnold mengaku tidak mengetahui banyak kegiatan kakaknya selama bekerja di Armenia. Arnold beralasan kakaknya tidak pernah menceritakan adanya masalah di tempat kerja.

"Dia tidak pernah cerita kalau ada masalah di lingkungan kerjanya. Dia hanya bilang ingin pulang ke Indonesia. Kami berharap pemerintah bisa membantu mempercepat pemulangan jenazah agar keluarga dapat bertemu untuk terakhir kalinya," ujar Arnold.

Keluarga wni diduga tewas dibunuh di Armenia. (merdeka.com/Fajar Ihwan).
Keluarga wni diduga tewas dibunuh di Armenia. (merdeka.com/Fajar Ihwan).

Tiga Bulan Bekerja

Valenth diketahui baru sekitar tiga bulan bekerja di Armenia sebagai staf marketing IT konsultan. Almarhum merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dan menjadi tulang punggung keluarga.

Arnold menyebut keluarga masih menunggu informasi resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Armenia terkait proses pemulangan jenazah. Arnold menyebut keluarga besarnya menanti kabar terbaru.

"Kami berharap jenazah Valenth dapat segera dipulangkan ke Indonesia untuk dimakamkan secara layak. Dan untuk para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku," ucap Arnold.

Keluarga wni diduga tewas dibunuh di Armenia.
Keluarga wni diduga tewas dibunuh di Armenia. (merdeka.com/Fajar Ihwan).

Sekadar diketahui, Valenth ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Yerevan pada Rabu (15/7). Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan dengan mulut dilakban dan kedua tangan terikat tali.

Dugaan sementara, korban menjadi korban tindak pidana pembunuhan. Namun, hingga kini kasus tersebut masih ditangani oleh otoritas Armenia untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya.

 

Rekomendasi