PMKRI Soroti PR Besar Mewujudkan Keadilan Sosial

Dia mengingatkan, keadilan sosial tidak hanya menyangkut pemerataan ekonomi dan bantuan sosial.

Putu Merta Surya Putra
Oleh Putu Merta Surya Putra - Reporter
PMKRI Soroti PR Besar Mewujudkan Keadilan Sosial
Pelantikan Pengurus Pusat PMKRI periode 2026–2028. (Foto: Istimewa).

Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, Yohanes Tola menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi para pemangku kepentingan.

Hal itu disampaikannya dalam pelantikan Pengurus Pusat PMKRI periode 2026–2028.

Dia mengingatkan, keadilan sosial tidak hanya menyangkut pemerataan ekonomi dan bantuan sosial, tetapi juga pelaksanaan tugas dan kewenangan perangkat negara secara tepat.

Yohanes menilai korupsi masih menjadi hambatan besar bagi terwujudnya keadilan sosial.

"Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan keadilan sosial. Ketika sumber daya negara dikorupsi, masyarakat kehilangan kesempatan untuk memperoleh pelayanan dan hak yang seharusnya mereka terima," kata dia, Senin (21/9/2026).

Yohanes juga menyinggung polemik desil yang harus segera dibenahi. Dia menilai penggunaan data memang diperlukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tetapi klasifikasi statistik tidak boleh menyederhanakan kompleksitas kondisi kemiskinan masyarakat.

"Jangan sampai orang yang benar-benar membutuhkan bantuan justru tidak mendapatkannya hanya karena tidak terbaca oleh sistem data," kata dia.

Rekomendasi