Banjir bandang menerjang Arosuka, Kabupaten Solok, Senin (21/9) sekitar pukul 20.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak sekitar pukul 18.00 WIB.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang mengerahkan personel ke lokasi pada malam yang sama untuk penanganan awal dan evakuasi bila dibutuhkan, dikutip dari Antara.
Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, Kantor SAR belum menerima data adanya korban jiwa maupun orang hilang terkait peristiwa ini.
"Setelah mendapatkan informasi bencana alam di Solok, tim langsung diberangkatkan ke Solok malam ini," kata Kepala SAR Padang Abdul Malik di Padang, Senin (21/9) malam.
Malik menyampaikan, tim yang bergerak fokus pada respons awal di lokasi dan bersiaga melakukan proses evakuasi apabila diperlukan.
"Personel SAR Padang yang telah dikirim ke Solok akan langsung melakukan survei guna memperoleh data, jika ada korban maka langsung melakukan tindakan SAR," kata dia.
Menurut Malik, pengiriman personel dilakukan dari Padang karena titik tersebut paling dekat dengan lokasi bencana. Di Kabupaten Solok belum terdapat Pos SAR.
Tim di lapangan juga diminta mengirimkan perkembangan situasi sebagai pedoman bagi Kantor SAR Padang untuk menentukan kebutuhan penambahan personel dan peralatan.
Selain personel, SAR Padang mengerahkan perlengkapan pencarian dan pertolongan meliputi peralatan SAR air, "Mounteneering", evakuasi, medis, komunikasi, dan perlengkapan pendukung lainnya.
SAR Padang mengimbau masyarakat agar tetap waspada di tengah cuaca ekstrem serta segera melapor jika membutuhkan bantuan dan pertolongan.