OTT Bupati Bolmut, KPK Sita Uang Ratusan Juta

Menurut Jubir KPK, uang tersebut terkait dengan sejumlah lokasi, termasuk Jakarta.

Dimas Ramadhan Wicaksana
OTT Bupati Bolmut, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Dimas Ramadhan Wicaksana).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap barang bukti yang disita dalam OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena pada Senin (21/9/2026).

"Diantaranya uang tunai dalam bentuk rupiah dengan total senilai ratusan juta rupiah," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Menurut Budi, uang tersebut terkait dengan sejumlah lokasi, termasuk Jakarta.

"Kemudian sejumlah uang lain diamankan di wilayah Sulawesi Utara ataupun di Gorontalo," ungkap Budi.

KPK juga mengamankan sejumlah pihak dalam operasi ini. Budi merinci sebaran lokasi penangkapan para terduga pelaku.

"5 orang diamankan di Jakarta, salah satunya adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara atau Bolmut, salah satu kabupaten di wilayah Sulawesi Utara. Kemudian 8 orang diamankan di wilayah Sulawesi Utaranya, di antaranya di Kabupaten Bolmut itu sendiri, dan satu orang lainnya diamankan di wilayah Gorontalo," tutur Budi.

OTT Bupati Bolmut: Pihak Swasta Juga Ditangkap

Budi belum memerinci situasi saat Bupati Bolmut Sirajudin Lasena terjaring OTT di Jakarta karena perkara masih didalami. Ia menyebut pihak yang diamankan berasal dari unsur kepala dinas, ASN, dan pihak swasta.

"(Swasta) ada beberapa pihak, nanti detailnya kami akan update karena memang ada yang diamankan di wilayah Sulawesi Utara, ada juga yang diamankan di wilayah Gorontalo ya. Nanti kami akan sampaikan detailnya," kata Budi.

Ia menambahkan, OTT berkaitan dengan dugaan penerimaan uang dalam sejumlah proyek, terutama proyek infrastruktur di Kabupaten Bolmut.

"Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang berkaitan dengan proyek-proyek di kabupaten tersebut," tutur Budi.

"Untuk proyeknya di antaranya terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan di Dinas PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmut)," sambung dia.

Rekomendasi