Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK, Gubernur NTB: Kaget Sekaget-kagetnya

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, sangat terkejut mendengar bahwa Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, terjerat operasi tangkap tangan KPK.

Tim Regional
Oleh Tim Regional - Reporter
Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK, Gubernur NTB: Kaget Sekaget-kagetnya
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini di Gedung Merah Putih KPK. (Liputan6.com/Dimas)

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, memberikan tanggapan mengenai insiden operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Ia berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar tidak terulang di masa depan.

"Saya sangat kaget, se-kaget-kagetnya dengan kejadian OTT ini (Bupati Lombok Barat). Saya harapkan mudah-mudahan ini yang terakhir terjadi di NTB," ujarnya pada Selasa (21/7/2026).

Iqbal juga menginginkan agar kasus OTT terhadap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama bagi seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Dia menekankan pentingnya memperbaiki tata kelola pemerintahan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

"Saya mengingatkan mumpung bersama teman-teman PUPR, untuk semua memperbaiki tata kelola, menjaga pemerintahan yang baik, dan pastikan ini tidak terjadi lagi di NTB, kita ingin ini yang terakhir sudah," ungkap Iqbal.

Gubernur Iqbal juga mendoakan agar Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, mendapatkan ketabahan dan kemudahan dalam menghadapi kasus yang menimpanya. "Untuk kolega saya Pak Bupati Lombok Barat semoga diberikan kemudahan," tambahnya.

Di samping itu, ia juga meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Biarkan proses hukum berjalan, jangan melangkahi. Jangan juga kita membuat 'judgment', jangan membuat trial by media, trial by medsos. Nanti trial-nya proses hukum," pesan Iqbal.

Iqbal mengajak seluruh masyarakat NTB untuk melanjutkan kehidupan mereka, karena peristiwa ini bisa menjadi pelajaran penting bagi bupati dan wali kota, serta bagi lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. "Sekali lagi kita niatkan ini yang terakhir kita saksikan, kita tidak ingin ada kejutan-kejutan lainnya," tuturnya.

Ia juga berharap agar Wakil Bupati yang akan melanjutkan tugas bisa berada di garis terdepan dalam melakukan pembenahan di Lombok Barat. Diketahui bahwa KPK telah menetapkan tersangka terkait OTT yang melibatkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini.

"Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada para jurnalis di Jakarta pada hari Selasa.

Sementara itu, Budi menginformasikan bahwa KPK masih memeriksa delapan orang secara intensif per Selasa pagi. Mereka terdiri dari Lalu Ahmad Zaini, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) Sudirman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi, serta tiga orang ajudan dan sopir Bupati Lombok Barat, dan dua orang dari pihak swasta.

Rekomendasi