Update Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Sentul Bogor
Hasil penyidikan Kejagung, terdapat 21.801 unit motor listrik telah dibayarkan BGN. Namun sebagian besar kendaraan tersebut masih tersimpan di gudang.
Penyidik Kejaksaan Agung menyambangi gudang motor listrik pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi membenarkan kegiatan tersebut. “Iya,” kata Syarief kepada wartawan, Rabu (17/6).
Menurut dia, kegiatan itu bukan dalam rangka penyitaan barang bukti. Penyidik Kejagung hanya melakukan pengecekan jumlah unit kendaraan dan pemasangan segel guna kepentingan penyidikan.
“Untuk cek jumlah dan segel saja,” ujar dia.
Penyidik Kejagung juga tidak berhenti di Sentul. Kejagung berencana melakukan hal serupa di gudang penyimpanan motor listrik lainnya yang berada di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.
“Iya, bertahap itu,” kata Syarief.
Jumlah Motor Listrik Dibayar BGN
Berdasarkan hasil penyidikan Kejagung, terdapat 21.801 unit motor listrik telah dibayarkan BGN. Namun sebagian besar kendaraan tersebut masih tersimpan di gudang.
“Sampai sekarang motor itu masih berada di gudang-gudang. Hanya sebagian kecil yang sudah sampai di tujuan, di tempat masyarakat, di tempat dapur-dapur berada,” kata Syarief sebelumnya.
Meski menjadi bagian dari barang bukti perkara, Kejagung memastikan motor-motor listrik tersebut tidak serta merta disita. Menurut Syarief, dalam proses penyidikan tidak semua barang bukti harus dilakukan penyitaan.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan penyidik juga akan kembali memeriksa para tersangka untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
Salah satu dijadwalkan menjalani pemeriksaan adalah mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Sony akan diperiksa di Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Kamis (18/6).
Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut atas pengajuan Sony Sonjaya sebagai justice collaborator dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program MBG tersebut.
“Benar, besok Sony diperiksa di Kejagung Gedung Bundar,” ujar Anang.