Sorot
{{caption}}
Jual Beli SPPG, Satu Dapur Dibanderol hingga Rp 100 Juta

{{caption}}
Cerita dari Dalam Hotel Sultan saat Eksekusi Pengosongan

{{caption}}
BI Rate Naik, Ini Pesan Airlangga ke Bank Himbara

{{caption}}
3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap

{{caption}}
Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN

{{caption}}
Dasco akan Koordinasi dengan Kemensetneg soal Nasib Karyawan Hotel Sultan

Topik Terkait
{{caption}}
Skandal Terbaru Peredaran Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik hingga Mantan Kasat Narkoba AKP Malaungi Jadi Tersangka TPPU

Pnetapan tersangka dilakukan usai kepolisian menggelar perkara pada Rabu (29/4).

{{caption}}
Bareskrim Sebut Uang Setoran dari Ko Erwin ke AKBP Didik untuk Keamanan

Eko menyebut, uang tersebut diberikan melalui Kasat Narkoba Polres Bima Kota, yang saat itu dijabat oleh AKP Malaungi.

{{caption}}
Kronologi Lengkap Terbongkarnya Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro

AKBP Didik Putra Kuncoro, resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi kepolisian setelah terseret kasus penyalahgunaan narkoba.

{{caption}}
Usai Dipecat Polri, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan

Eks Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro, telah resmi diberhentikan secara tidak hormat (PTDH) dan saat ini sedang menjalani proses penahanan.

{{caption}}
Pengakuan Mengejutkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Kecanduan Narkoba Sejak Tahun 2019

Pengakuan itu disampaikan AKBP Didik Putra Kuncoro saat diperiksa Propam Polri, Kamis (19/2).

{{caption}}
Terseret Kasus Narkoba, Segini Jumlah Kekayaan Dimiliki Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra

Dari LHKPN itu tercatat AKBP Didik Putra memiliki harta cukup fantastis.

{{caption}}
Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Jadi Tersangka dari Pengembangan Penyidikan Mantan Kasat Resnarkoba AKP Malaungi

Status AKBP Didik sebagai tersangka dalam kasus pidana narkoba terungkap dari pernyataan kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni di Mataram, Rabu (11/2).

{{caption}}
Akal Bulus Komandan dan Anak Buah Muluskan Bandar Narkoba Beraksi di Bima Kota Demi Alphard Rp1,8 Miliar

Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik dan anak buahnya mantan Kasat Narkoba AKP Malaungi ini ditetapkan tersangka kasus narkoba.

{{caption}}
Terancam Penjara Seumur Hidup, Ini yang Ditemukan Polisi dari Rumah Pribadi AKBP Didik Putra Kuncoro

Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti berbagai jenis narkoba.

{{caption}}
AKBP Didik Putra Kuncoro Diduga Gunakan Narkoba Sejak 2025

Polri sedang menyelidiki dugaan penggunaan narkoba oleh Kapolres Bima Kota yang nonaktif, yang diduga telah terjadi sejak Agustus 2025.

{{caption}}
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi untuk Anggota

Jhonny mengatakan, Bareskrim Polri telah menetapkan Didik Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

{{caption}}
Asal Usul Narkoba Ditemukan di Rumah Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Akhirnya Terungkap

Dia mengatakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB bersama Direktorat 4 Bareskrim Polri kini masih mendalami jaringan bandar berinisial E.

{{caption}}
Polri Tetapkan Akhsan Al Fadhil, Kurir Narkoba Sindikat Erwin, Jadi Tersangka

Akhsan Al Fadhil alias Genda, kurir narkoba sindikat Erwin, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri usai ditangkap di Pekanbaru, Riau, pada 24 Februari 2026, membuka tabir baru peredaran narkotika.

{{caption}}
Bareskrim Konfrontir Koh Erwin dan 6 Bandar Narkoba Lainnya, Singgung Aliran Duit ke AKBP Didik

Pemeriksaan dilakukan secara konfrontir dengan para tersangka lainnya.

{{caption}}
Tegas, Bareskrim Patahkan Klaim AKBP Didik Sebut Narkoba di Rumahnya Tak Bertuan: Kalau Enggak Bertuan Enggak Ada Tersangka!

Bareskrim menanggapi pernyataan AKBP Didik yang menyatakan bahwa narkoba tersebut tidak memiliki pemilik, dengan membantah klaim tersebut.

{{caption}}
Tiga Kluster Kasus Narkoba Libatkan Mantan Kapolres Bima AKBP Didik, Seret Bhayangkari dan Polwan

Kasus narkoba yang melibatkan mantan Kapolres Bima, AKBP Didik, dikelompokkan menjadi tiga kategori pelaku berdasarkan peran dan keterlibatan masing-masing.

{{caption}}
Misteri Sosok Boy di Pusara Kasus Narkoba AKPB Didik dan AKP Malaungi

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj, mengungkapkan bahwa pencarian Boy terhambat karena masalah identitas yang tidak jelas.

{{caption}}
Bandar Narkoba Erwin Melawan Saat Dibekuk, Terkait Jaringan Eks Kapolres Bima

Terduga bandar narkoba kelas kakap, Erwin alias Koko Erwin, sempat melakukan perlawanan saat ditangkap di Tanjung Balai, Sumatera Utara, terkait jaringan eks Kapolres Bima.

{{caption}}
Tampang Boy Buronan Narkoba Jaringan Ko Erwin, Begini Kronologi Lengkap Penangkapannya

Boy ditangkap di sebuah pergudangan kawasan Pontianak, Kalimantan Barat.

{{caption}}
Bareskrim Tangkap Boy, Buronan Narkoba Jaringan Ko Erwin

Boy diduga memberikan uang Rp1,8 miliar kepada eks Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi sebagai bentuk uang atensi.

{{caption}}
Lingkaran Setan Narkoba Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra: Minta Alphard, Titip Sabu ke Anak Buah hingga Setoran dari Bandar

Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro menerima uang Rp1 miliar dari bandar narkoba bernama Koko Erwin. Uang itu disetor Erwin melalui anak buahnya.

{{caption}}
Propam Periksa Pelanggaran Etik, Bareskrim Usut Dugaan Kasus Narkoba AKBP Didik Putra

Sebelumnya, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan AKBP Didik Putra Kuncoro dinonaktifkan dari jabatan Kepolres Bima Kota.

{{caption}}
Kapolres Bima AKBP Didik Dinonaktifkan Diduga Terima Setoran Rp1 Miliar dari Bandar Narkoba

Nama AKBP Didik menjadi sorotan publik usai kasus narkoba yang menyeret AKP Malaungi dalam jabatan Kepala Satresnarkoba Polres Bima Kota sebagai tersangka.

{{caption}}
Dugaan Terlibat Skandal Narkoba, Kapolres Bima AKBP Didik Putra Disebut Terima Rp1 Miliar dari Bandar Koko Erwin

Aliran uang dengan nilai yang cukup fantastis tersebut terungkap dari pernyataan kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni dalam konferensi pers di Mataram, Kamis (12/2)