Polisi Sebut Ada yang Ditangkap Saat Demo di DPR, Tapi Bukan Mahasiswa
Unjuk rasa di depan Gedung DPR hari ini berujung ricuh.
Unjuk rasa berujung ricuh di Gedung DPR/MPR RI, Senin (25/8/2025). Polisi mengamankan pelajar hingga kelompok diduga anarko.
Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra.
"Ada yang diamankan," kata dia saat dihubungi, Senin malam.
Roby mengatakan yang ditangkap bukan dari kalangan mahasiswa. “Pelajar dan anarko," ujar dia.
Terkait jumlahnya, Robby belum membeberkan secara detail "Masih kita datakan,” kata dia.
Sekelompok massa hari ini menggelar unjuk rasa di depan DPR. Demo berujung ricuh setelah aparat polisi mengambil tindakan. Para pendemo berunjuk rasa mempertanyakan gaji dan tunjangan anggota DPR yang melebihi Rp100 juta.
Sekitar pukul 12.45 WIB, polisi melepaskan tembakan gas air mata dan semprotan air untuk menghalau pengunjuk rasa.
Kelompok demonstran berusaha bertahan dan melawan dengan melempar botol air plastik.
Kantor berita Antara melaporkan massa dari berbagai elemen masyarakat termasuk pelajar, merangsek ke Jalan Gatot Subroto untuk menuju ke depan Gedung DPR pada Senin sore.
Aparat sontak menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa saat mereka berupaya menerobos barisan petugas keamanan.
Situasi kian diperparah dengan adanya massa pelajar yang disebut memprovokasi petugas dengan melempari batu.