FOTO: Aksi Piknik Nasional Rakyat di Depan Gedung DPR
Mahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/20
Mahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). (merdeka.com/ arie basuki)
ADVERTISEMENT
Di bawah terik matahari Jakarta, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi unik bertajuk "Piknik Nasional Rakyat" di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Aksi yang berlangsung pada Jumat, 5 September 2025, ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan cara kreatif untuk menagih janji pemerintah yang jatuh tempo hari ini. Para mahasiswa datang dengan satu tujuan: menuntut pemenuhan 17+8 Tuntutan Rakyat.
Tuntutan ini merupakan rangkuman desakan publik yang telah bergaung di media sosial sejak gelombang demonstrasi pada 28 Agustus 2025. Pemerintah sebelumnya telah diberi tenggat waktu hingga 5 September 2025 untuk menuntaskan 17 poin tuntutan jangka pendek. Sementara itu, untuk delapan poin tuntutan lainnya, pemerintah diberi waktu satu tahun.
Mahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basukiMahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basukiMahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basukiMahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basukiMahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basukiMahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basukiPolwan membagikan roti saat mahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basukiPolwan membagikan roti saat mahasiswa mengatasnamakan Koalisi Masyrakat Sipil menggelar aksi bertema 'Piknik Nasional Rakyat' di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). merdeka.com/ arie basuki
DPP PKB menerima Tuntutan 17+8 dan akan membuka ruang dialog publik pada 5 September 2025 di kompleks parlemen. Apa saja poin-poin krusial dari tuntutan yang akan dibahas ini?
Pemerintah akan bertemu perwakilan mahasiswa Kamis ini untuk mendengarkan tuntutan mereka. Pertemuan ini menyusul gelombang protes terkait berbagai isu, termasuk kontroversi tunjangan DPR.
Media sosial seperti Instagram, X, dan TikTok kini dipenuhi dengan postingan bertajuk '17+8 Tuntutan Rakyat'. Apa sebenarnya makna dari unggahan tersebut?
Aksi Mahasiswa Bogor yang tergabung dalam Cipayung Plus di depan Istana Bogor berlangsung aman. Mereka menyuarakan keresahan atas kondisi bangsa, menuntut reformasi dan transparansi.
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) memastikan aksi damai di depan Gedung DPR RI berlangsung tertib. Solidaritas lintas elemen masyarakat menjadi sorotan utama dalam aksi damai PMKRI ini.
Antusias peserta UTBK SNBT 2026 terlihat saat ratusan calon mahasiswa memadati Kampus UPN Veteran Jakarta di Limo, Depok, Jawa Barat, Senin (21/04/2026).