Di Balik Kesepakatan Damai Iran-AS: Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, Bahkan Membelinya
Wapres AS memastikan Washington akan mengawasi kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai tersebut.
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dengan Iran mencantumkan jaminan bahwa Teheran tak akan pernah memiliki senjata nuklir.
"Hal itu berarti Iran tak akan pernah memiliki senjata nuklir dan tidak berkeinginan bersenjata nuklir, serta mencoba pengadaan atau membelinya pun tak akan boleh. Hal ini tercantum dalam kesepakatan damai," kata Vance kepada Fox News.
Wapres AS memastikan Washington akan mengawasi kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai tersebut, tetapi ia tak merinci apa yang Teheran akan dapatkan sebagai imbal balik.
"Ada pendekatan di mana kita akan memverifikasinya dan di mana ada keuntungan konkret bagi Iran jika mereka memenuhi kewajiban mereka," kata dia.
Dia menambahkan bahwa kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai akan memicu transformasi mendasar bagi Timur Tengah untuk masa 50 tahun ke depan, dan menjadikan kawasan tersebut semakin ramah bagi investasi.
Iran-AS Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Turun
Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan perdamaian yang menyatakan menghentikan perang dan operasi militer di seluruh lini.
Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, Presiden Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran telah selesai sepenuhnya. Dengan demikan, Selat Hormuz bakal kembali dibuka dan Amerika Serikat akan mengangkat blokade maritimnya.
Keputusan ini langsung berdampak pada penurunan harga minyak dunia yang cukup drastis. Di pasar komoditas, harga minyak mentah AS turun 3,8 persen menjadi USD 81,65 per barel. Minyak mentah Brent juga turun drastis 3,4 persen ke level USD 84,35 per barel. Sebaliknya, harga emas naik 1,6 persen menjadi USD 4.307,30 per ons.
Selain itu, nilai tukar dolar AS melemah 0,35 persen terhadap euro dan turun 0,20 persen terhadap yen Jepang. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun relatif stabil di level 4,483 persen.
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak. Saya secara penuh mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya dan sekaligus memerintahkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak kembali mengalir," tulis Trump.