Sorot
{{caption}}
Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem

{{caption}}
Pramono Minta Senayan City dan Plaza Senayan Terhubung Terowongan Bawah Tanah

{{caption}}
Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU

{{caption}}
Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem

{{caption}}
OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan

{{caption}}
KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi

Topik Terkait
{{caption}}
Menteri Luar Negeri Iran Ungkap Upaya Gagalkan Kesepakatan Teheran-Washington, Israel Jadi Dalang

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyoroti adanya pihak-pihak yang berupaya menggagalkan Kesepakatan Teheran-Washington, dengan Israel disebut sebagai aktor utama. Apa motif di baliknya?

{{caption}}
Iran Tegaskan Tak Ada Solusi Militer untuk Krisis Politik

Iran minta Uni Emirat Arab dan AS tidak memperparah ketegangan di Selat Hormuz.

{{caption}}
Teheran: Negara yang Ikut Agresi AS-Israel akan Jadi Target Sah Iran

Ia menambahkan bahwa Iran telah memberi tahu negara-negara Eropa serta pihak lain agar berhati-hati dan tidak terlibat dalam perang agresi terhadap Iran.

{{caption}}
Ancaman Iran Serang Pangkalan AS di Teluk Persia Jika Diserang

Menteri Luar Negeri Iran menegaskan Teheran akan melancarkan Ancaman Iran Serang Pangkalan AS di Teluk Persia sebagai balasan jika Washington menyerang, memicu ketegangan di tengah perundingan nuklir.

{{caption}}
Iran Siap Negosiasi Kesepakatan Nuklir Iran, Tolak Pengayaan Nol Uranium

Teheran menunjukkan kesiapan untuk mencapai Kesepakatan Nuklir Iran yang meyakinkan, namun menegaskan hak pengayaan uranium adalah mutlak dan menolak gagasan pengayaan nol.

{{caption}}
Menlu Iran: Perundingan Nuklir dengan AS Masih Terbuka

Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut dialog nuklir dengan AS masih mungkin jika kepercayaan pulih, namun memperingatkan konflik militer dapat meluas ke kawasan.

{{caption}}
Iran Pernah Sebut Penetapan IRGC Organisasi Teroris oleh UE 'Kesalahan Strategis Besar'

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pernah mengecam keras rencana Uni Eropa yang akan menetapkan Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai IRGC organisasi teroris, menyebutnya sebagai 'kesalahan strategis besar' yang dapat memperkeruh situasi.

{{caption}}
Iran Tegaskan Lindungi Kepentingan Nasional dari Ancaman Sanksi AS Iran Terkait Rusia

Iran menegaskan akan melindungi kepentingan nasionalnya dari potensi Sanksi AS Iran terkait kerja sama nuklir damai dengan Rusia. Teheran tidak gentar menghadapi pembatasan Washington.

{{caption}}
Iran: Senjata Nuklir Tidak Manusiawi dan Dilarang Agama

Tanggal 13 Juni, Israel melancarkan operasi terhadap Iran, menuduhnya melaksanakan program nuklir militer rahasia.

{{caption}}
Keras! Iran Putus Kerja Sama dengan IAEA karena Ada di Bawah 'Ketek' Israel dan AS

Iran mengambil langkah tegas terhadap Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

{{caption}}
Tegas! Menlu Iran Sentil Donald Trump: Jika Ingin Kesepakatan, Jangan Tak Sopan pada Ayatollah

Araghchi meminta Trump bersikap lebih hormat kepada Ayatollah Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran.

{{caption}}
Iran Bantah Keras Pernyataan Trump soal Rencana Pertemuan Pekan Depan

Teheran masih menilai apakah melanjutkan dialog dengan AS akan sejalan dengan kepentingan nasional Iran.

{{caption}}
Pakistan Ungkap Kemajuan Besar dalam Hubungan AS-Iran, Selat Hormuz Bebas Biaya Transit

Menteri Luar Negeri Pakistan menyatakan optimisme terhadap kemajuan signifikan dalam hubungan AS-Iran, dengan kesepakatan penting termasuk bebas biaya transit Selat Hormuz dan pengurangan pengayaan nuklir Iran.

{{caption}}
AS Iming-imingi Iran dengan Uang Jika Setop Pengembangan Nuklir, Nilainya Rp 5 Kuadriliun

Pernyataan tersebut disampaikan Wapres AS J.D. Vance saat menanggapi laporan mengenai kemungkinan Iran menerima dana besar untuk memulihkan perekonomiannya.

{{caption}}
Di Balik Kesepakatan Damai Iran-AS: Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, Bahkan Membelinya

Wapres AS memastikan Washington akan mengawasi kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai tersebut.

{{caption}}
Di Sela Forum BRICS New Delhi, Menlu Iran Bertemu Menlu Rusia Bahas Program Nuklir

Kedua menlu tersebut juga membahas kerja sama Teheran dan Moskow di bidang energi dan transportasi.

{{caption}}
AS Nilai Iran Ancaman Terbesar dari Timur Tengah, Terutama soal Nuklir dan Misil

Pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

{{caption}}
Trump Klaim Iran Setuju Tak Punya Senjata Nuklir, Perang akan Segera Berakhir

"Jika mereka setuju, semuanya selesai, dan jika mereka tidak setuju, kita akan jatuhkan bom," kata Trump.

{{caption}}
Belanda Perpanjang Status Siaga Kode Merah Akibat Gelombang Panas Ekstrem

Otoritas Belanda memperpanjang status siaga kode merah di empat provinsi karena Gelombang Panas Belanda yang ekstrem. Suhu mendekati 40 derajat Celsius, memicu kekhawatiran kesehatan dan pembatalan acara publik.

{{caption}}
Ancaman Trump: Tarif 100 Persen Bagi Negara Penerap Pajak Digital

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor negara-negara yang menerapkan Pajak Digital, memicu ketegangan perdagangan global.

{{caption}}
Oman Ingatkan Eropa Soal Potensi Tarif Selat Hormuz, Status Quo Mustahil

Oman memberi sinyal kepada negara-negara Eropa mengenai kemungkinan pengenaan Tarif Selat Hormuz bagi kapal yang melintas, menandakan berakhirnya status quo pasca-konflik. Pembaca penasaran akan implikasinya.

{{caption}}
Eropa Memanas Paling Cepat di Dunia, Laporan Terbaru Ungkap Dampak Serius Perubahan Iklim

Berikut adalah laporan mengenai perubahan iklim yang disusun oleh WMO bekerja sama dengan ECMWF.

{{caption}}
Dubes Jerman Ungkap Perubahan Sikap AS, Eropa Diminta Perkuat Sistem Keamanan Sendiri

Menurutnya, keterlibatan dalam peperangan di Timur Tengah jadi salah satu contoh langkah AS yang bertindak sendiri daripada memimpin negara sekutunya.

{{caption}}
Trump Ancam NATO: Hukum Negara Sekutu yang Tolak Bantu AS Serang Iran

Presiden AS Donald Trump murka dan ancam hukum negara-negara NATO yang menolak bantu AS dalam operasi militer di Iran, menimbulkan ketegangan dalam aliansi dan keraguan atas solidaritas mereka.