Kirab Malam 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tahun ini dipimpin 3 ekor kebo bule keturunan Kyai Slamet. Ketiganya menjadi cucuk lampah atau pemimpin barisan kirab pusaka yang digelar kubu Paku Buwono (PB) XIV Hangabehi, Selasa (16/6) tengah malam.
Khidmad, prosesi arak-arakan pusaka keraton itu dimulai sekitar pukul 23.35 WIB. Tandanya, 14 pusaka klangenan dalem keluar dari Panengrat Ler setelah mendapat perintah langsung dari PB XIV Hangabehi.
Ke-14 pusaka yang dikeluarkan terdiri dari satu keris dan 13 tombak. Seluruh pusaka dikawal utusan dalem dan abdi dalem dalam iring-iringan yang mengelilingi benteng luar keraton.
Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat LDA Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi menyebut, keputusan mengeluarkan pusaka diambil setelah mendapat informasi bahwa kubu PB XIV Purboyo tidak mengeluarkan pusaka.
Informasi itu ia terima usai dua kubu raja menggelar rapat dengan Pemerintah Kota Solo pada Senin (15/6).
"Kemarin di dalam rapat teman-teman juga sudah mendengar memang yang di sana kubu Purboyo tidak mengeluarkan, ya sudah kita yang mengeluarkan,” ujar Eddy di sela kirab 1 Suro, Rabu (17/6).
Menurut Eddy, pelaksanaan kirab pusaka 1 Suro tahun ini berjalan kondusif. Ia juga mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan malam 1 Suro untuk berdoa.
"Alhamdulillah semua prosesi berjalan dengan baik, mudah-mudahan hikmat. Saya pesan kepada semua untuk kita senantiasa berdoa ya untuk diri kita sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan merdeka.com, ribuan warga memadati depan Kamandungan Keraton Surakarta sejak Selasa malam. Masyarakat juga berjejer di sepanjang rute yang dilalui kirab.
Seperti tahun sebelumnya, kirab pusaka dimulai dari depan Kori Kamandungan. Rombongan kemudian bergerak ke Jalan Supit Urang, kawasan Alun-Alun Utara, Gapura Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Pakoe Boewono, dan kembali ke keraton.
Dengan dipimpin kebo bule keturunan Kyai Slamet, Kirab Pusaka 1 Suro kubu PB XIV Hangabehi berlangsung hingga dini hari dalam suasana khidmad dan tertib.
Advertisement