Polda Sulut Siagakan Ribuan Personel untuk Pengamanan Paskah Nasional di Sulawesi Utara
Polda Sulut mengerahkan 6.052 personel untuk memastikan Pengamanan Paskah Nasional 2026 di Sulawesi Utara berjalan aman dan kondusif, serta mendukung suksesnya perayaan di Manado.
Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menyiagakan total 6.052 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian perayaan Paskah Nasional 2026. Pengamanan ini akan berlangsung di seluruh wilayah Sulawesi Utara mulai tanggal 7 hingga 9 April 2026. Langkah strategis ini diambil guna menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama periode ibadah penting tersebut.
Ribuan personel Polri tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk tempat ibadah, objek wisata, dan pusat keramaian. Fokus utama pengamanan adalah memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan khidmat serta mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan juga turut memperkuat upaya pengamanan ini.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan, menegaskan bahwa pengerahan personel ini bertujuan untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Paskah. Selain itu, Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara juga menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan Paskah Nasional yang akan dipusatkan di Kawasan Pohon Kasih, Kota Manado.
Strategi Pengamanan Komprehensif Polda Sulut
Polda Sulut telah menyusun strategi pengamanan yang komprehensif dengan mengerahkan 6.052 personel dari Polda dan seluruh jajaran polres/polresta. Personel ini akan disebar secara merata di bawah kendali satuan wilayah masing-masing untuk menjaga stabilitas kamtibmas. Penempatan personel difokuskan pada area-area vital yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur panjang Paskah.
Fokus pengamanan tidak hanya terbatas pada tempat-tempat ibadah, tetapi juga mencakup objek wisata dan pusat keramaian. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan memastikan kelancaran arus kendaraan. Prioritas utama adalah menjamin rasa aman masyarakat serta mengelola potensi kepadatan lalu lintas di berbagai lokasi.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan, menjelaskan bahwa upaya pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga ketertiban umum. “Kami mengerahkan total 6.052 personel Polri yang terdiri dari personel polda dan seluruh polres jajaran,” katanya menjelaskan. Polri tidak bekerja sendiri, melainkan didukung penuh oleh unsur TNI, pemerintah daerah, dan berbagai organisasi kemasyarakatan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Sulawesi Utara.
Kesiapan Kemenag Sulut dan Paskah Nasional di Manado
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulawesi Utara, Ulyas Taha, menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan pelaksanaan Paskah Nasional. Acara besar ini akan digelar di kawasan Pohon Kasih, Kota Manado, dan diharapkan melibatkan berbagai denominasi gereja. Kemenag Sulut berkomitmen untuk memastikan perayaan berjalan lancar dan khidmat.
Menurut Ulyas Taha, Paskah Nasional di Manado merupakan kegiatan berskala besar yang membutuhkan koordinasi matang dari berbagai pihak. “Kami berkomitmen untuk menyukseskan Paskah Nasional di Manado. Ini kegiatan yang besar dan diikuti berbagai denominasi gereja,” kata Ulyas Taha. Kakanwil Kemenag juga telah mempersiapkan agenda terkait kunjungan Menteri Agama Nasaruddin Umar ke Sulawesi Utara pada 7 April 2026 dan mengikuti puncak perayaan Paskah Nasional pada 8 April 2026.
Selain menghadiri Paskah Nasional, Menteri Agama juga akan melakukan kegiatan internal di Kanwil Kemenag. Ulyas Taha menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kementerian Agama Sulut untuk turut menghadiri acara keagamaan penting ini. Kehadiran Menteri Agama diharapkan dapat menambah semarak dan makna perayaan Paskah Nasional di Sulawesi Utara.
Imbauan Bersama untuk Ketertiban Umum
Dalam rangka menjaga kelancaran dan kekhidmatan Paskah Nasional, Kabid Humas Polda Sulut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif. Partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum sangat krusial untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif. “Kabid Humas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum, sehingga pelaksanaan perayaan Paskah dapat berjalan dengan khidmat, aman dan tertib,” ujarnya. Kerjasama antara aparat keamanan dan warga menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan.
Imbauan tersebut juga menekankan pentingnya semangat toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang telah lama terjalin di Sulawesi Utara. Dengan saling menghormati dan menjaga, perayaan Paskah dapat menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Polda Sulut dan Kemenag Sulut berharap perayaan Paskah Nasional 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh makna. Seluruh persiapan telah dilakukan secara matang untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Masyarakat diharapkan dapat menikmati libur panjang ini dengan damai dan sukacita, tanpa mengabaikan pentingnya menjaga protokol keamanan dan ketertiban.
Sumber: AntaraNews