Polresta Bandarlampung Siagakan 302 Personel untuk Pengamanan Paskah 2026
Polresta Bandarlampung mengerahkan 302 personel guna memastikan Pengamanan Paskah 2026 berjalan lancar di 64 titik ibadah, memberikan rasa aman bagi umat Kristiani.
Polresta Bandarlampung telah menyiagakan sebanyak 302 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan kegiatan ibadah umat Kristiani di wilayahnya berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan ini merupakan prioritas utama demi kenyamanan masyarakat.
Personel tersebut mulai diterjunkan sejak Kamis (3/4) malam dan akan bertugas hingga puncak perayaan Paskah pada Minggu (5/4). Mereka disebar di berbagai titik lokasi ibadah yang tersebar di seluruh Bandarlampung. Fokus utama adalah mencegah gangguan keamanan.
Kasi Humas Polresta Bandarlampung, AKP Agustina Nilawati, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Paskah mereka. Sinergi aparat dan masyarakat menjadi kunci sukses.
Strategi Pengamanan Polresta Bandarlampung
Sebanyak 302 personel kepolisian dari Polresta Bandarlampung telah diterjunkan untuk mengamankan perayaan Paskah 2026 tahun ini. Mereka disebar di 64 titik lokasi ibadah umat Kristiani yang ada di Bandarlampung. Titik-titik tersebut mencakup 50 gereja dan beberapa bangunan atau rumah yang digunakan sebagai tempat ibadah.
Pengamanan ini telah dimulai sejak Kamis (3/4) malam dan akan berlangsung secara intensif hingga Minggu (5/4). Periode ini merupakan puncak dari rangkaian perayaan Paskah yang membutuhkan perhatian khusus. Personel akan berjaga secara bergantian untuk memastikan cakupan keamanan optimal.
Menurut Kasi Humas Polresta Bandarlampung, AKP Agustina Nilawati, pengerahan personel dilakukan secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk menjamin setiap kegiatan ibadah dapat berjalan tanpa hambatan. Kehadiran polisi diharapkan dapat menumbuhkan rasa tenang di kalangan jemaat.
Pola Pengamanan Berlapis dan Imbauan Keamanan
Pola pengamanan yang diterapkan Polresta Bandarlampung dilakukan secara berlapis untuk meningkatkan efektivitas. Ini mencakup sterilisasi lokasi sebelum ibadah dimulai, penjagaan terbuka maupun tertutup, serta patroli rutin di sekitar area gereja.
Selain fokus pada pengamanan tempat ibadah, petugas juga akan melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Hal ini untuk menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran akses bagi jemaat. Pengaturan lalu lintas menjadi bagian integral dari strategi keamanan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian atau kepada petugas yang berjaga di lapangan. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
AKP Agustina Nilawati menegaskan bahwa pengamanan perayaan Paskah ini dilakukan secara maksimal. Tujuannya adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara keseluruhan. Ini juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani.
Sumber: AntaraNews