Polresta Bandarlampung mengerahkan total 390 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan sepak bola antara Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persija Jakarta. Laga ini merupakan lanjutan Indonesia Super League 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandarlampung. Pengamanan ketat ini bertujuan untuk memastikan jalannya laga perdana Bhayangkara FC di kandang berlangsung aman dan tertib.
Ribuan penonton diperkirakan akan memadati stadion untuk menyaksikan pertandingan penting ini. Oleh karena itu, langkah-langkah pengamanan telah disiapkan secara matang oleh pihak kepolisian setempat. Kasi Humas Polresta Bandarlampung AKP Agustina Nilawati menyatakan bahwa fokus utama adalah kenyamanan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
Personel yang dikerahkan berasal dari jajaran Polda Lampung, Satuan Brimobda Lampung, serta Polresta Bandarlampung sendiri. Mereka akan bertugas di berbagai titik strategis, baik di dalam maupun di luar area stadion. Koordinasi intensif dilakukan untuk menjamin kelancaran dan ketertiban selama acara berlangsung.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pengamanan dan Pembagian Tugas
Sebanyak 390 personel kepolisian yang diturunkan akan berfokus pada pengamanan di area luar stadion. Ini mencakup pintu masuk, area parkir, dan lingkungan sekitar stadion untuk mengantisipasi potensi keramaian dan gangguan. Penempatan personel ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk mengendalikan massa.
Sementara itu, pengamanan di ring satu atau bagian dalam stadion menjadi tanggung jawab penuh dari steward panitia pelaksana. Pembagian tugas ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi pengamanan. Dengan demikian, setiap pihak dapat fokus pada area tanggung jawabnya masing-masing.
Selain pengamanan fisik, aparat kepolisian juga disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan. Personel Satuan Lalu Lintas ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. Hal ini penting untuk memastikan mobilitas penonton tetap lancar sebelum dan setelah pertandingan.
Advertisement
Advertisement
Sterilisasi Area dan Antisipasi Keamanan
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ancaman, tim dari Satuan Brimobda Lampung melakukan sterilisasi menyeluruh di seluruh area stadion. Proses sterilisasi ini mencakup sektor VIP dan area-area penting lainnya. Kegiatan ini dilakukan sebelum pertandingan dimulai untuk memastikan tidak ada benda atau situasi yang membahayakan.
Tujuan utama dari sterilisasi ini adalah untuk memastikan bahwa stadion benar-benar aman bagi seluruh pengunjung. Dengan demikian, pertandingan sepak bola dapat dinikmati oleh masyarakat dengan nyaman dan tanpa kekhawatiran. Keamanan menjadi prioritas utama bagi penyelenggara dan aparat keamanan.
Langkah-langkah preventif seperti ini sangat krusial dalam penyelenggaraan acara besar yang melibatkan banyak orang. Pengamanan yang berlapis dan terkoordinasi diharapkan dapat mencegah insiden yang tidak diinginkan. Semua upaya dilakukan demi menciptakan lingkungan yang kondusif.
Advertisement
Advertisement
Imbauan dan Aturan bagi Suporter
Kasi Humas Polresta Bandarlampung, AKP Agustina Nilawati, mengimbau seluruh suporter untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Kepatuhan ini sangat penting demi menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Kerja sama dari suporter sangat diharapkan untuk kesuksesan acara.
Ada beberapa larangan yang perlu diperhatikan oleh para penonton. Botol minuman tidak diperbolehkan masuk ke dalam stadion, namun air yang dikemas dalam plastik masih diizinkan. Selain itu, bendera tanpa gagang kayu diperbolehkan, tetapi flare, petasan, serta senjata tajam dilarang keras.
Agustina mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Ia menekankan pentingnya datang dengan tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan demikian, pertandingan ini dapat menjadi hiburan yang aman dan menyenangkan bagi semua pihak.
Advertisement
- Botol minuman dilarang masuk stadion.
- Air minum dalam kemasan plastik diperbolehkan.
- Bendera tanpa gagang kayu diizinkan.
- Flare, petasan, dan senjata tajam dilarang keras.
Sumber: AntaraNews