Polresta Ambon Siagakan 260 Personel untuk Pengamanan Paskah 2026
Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengerahkan 260 personel untuk memastikan Pengamanan Paskah 2026 berjalan aman dan lancar di berbagai titik strategis, mengantisipasi potensi kerawanan.
Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah menyiapkan langkah-langkah komprehensif guna menjamin kelancaran perayaan Paskah 2026 di wilayahnya. Sebanyak 260 personel dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian ibadah berlangsung. Penyiagaan ini merupakan upaya preventif untuk menciptakan suasana kondusif bagi umat Kristiani.
Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya, menyatakan bahwa personel tersebut akan ditempatkan di berbagai lokasi vital. Titik-titik strategis meliputi gereja, jalur pawai obor, lokasi ibadah, serta pusat keramaian lainnya di Kota Ambon. Pengamanan ini bertujuan agar seluruh aktivitas Paskah dapat berjalan tanpa hambatan.
Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan fokus pada pendekatan preventif dan preemtif. Strategi ini dirancang untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang mungkin timbul. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Paskah 2026 dengan tenang dan damai.
Strategi Pengamanan Komprehensif Polresta Ambon
Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengerahkan 260 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi. Personel ini terdiri dari unit lalu lintas, intelijen, reskrim, dan samapta, yang tergabung dalam tim patroli reaksi cepat (PRC). Keterlibatan berbagai unit ini menunjukkan keseriusan dalam mengamankan setiap aspek perayaan.
Fokus pengamanan mencakup sterilisasi lokasi ibadah sebelum kegiatan dimulai, serta penjagaan ketat di pintu masuk gereja. Selain itu, pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi juga menjadi prioritas utama. Langkah-langkah ini penting untuk mencegah kepadatan dan potensi gangguan keamanan.
Pengamanan juga melibatkan pengawalan pawai dan prosesi jalan salib hidup, yang merupakan tradisi Paskah di Ambon. Petugas akan memastikan kelancaran rute pawai dan keamanan para peserta. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sejumlah ruas jalan guna mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan.
Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya menjelaskan distribusi personel secara rinci. Sebanyak 80 personel ditugaskan untuk pengawalan pawai atau karnaval jalan salib, 140 personel disiagakan di pusat perayaan Paskah, serta 40 personel memperkuat tim PRC.
Antisipasi Potensi Kerawanan Selama Paskah 2026
Pengamanan Paskah 2026 di Ambon difokuskan pada identifikasi dan mitigasi potensi kerawanan yang mungkin muncul. Salah satu perhatian utama adalah kepadatan arus lalu lintas, terutama saat pawai dan ibadah berlangsung. Hal ini memerlukan pengaturan yang cermat untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan.
Selain itu, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga menjadi perhatian serius. Polresta Ambon melakukan monitoring situasi secara intensif, termasuk deteksi dini terhadap potensi gangguan. Personel disiagakan untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat.
Potensi gesekan antar kelompok juga masuk dalam daftar kerawanan yang diantisipasi. Pihak kepolisian berupaya mencegah segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu situasi kondusif. Langkah preventif terus digencarkan untuk menjaga toleransi dan kerukunan.
Kapolresta Ambon mengimbau seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu kamtibmas. Kolaborasi antara aparat dan warga sangat penting untuk menciptakan Paskah yang damai.
Sumber: AntaraNews