Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) telah menyiagakan sebanyak 144 personel guna mengamankan seluruh rangkaian ibadah Paskah di berbagai gereja wilayah setempat. Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan serta kekhidmatan umat Kristiani dalam merayakan Paskah tahun ini. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perayaan Paskah yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 5 April.
Kepala Bagian Operasional Polres Jakarta Selatan, AKBP Tribuana Roseno, mengonfirmasi bahwa pengamanan difokuskan pada 13 titik gereja dengan jumlah jemaat yang bervariasi. Mulai dari ratusan hingga ribuan orang diperkirakan akan mengikuti ibadah di lokasi-lokasi tersebut. Penempatan personel disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan jumlah jemaat setiap gereja.
Pengamanan maksimal ini merupakan upaya Polres Jaksel untuk memberikan rasa aman kepada seluruh umat yang beribadah. Tribuana menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh agar seluruh rangkaian ibadah Paskah dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Ini mencakup patroli rutin serta koordinasi erat dengan pengurus gereja dan unsur pengamanan internal.
Advertisement
Advertisement
Polres Metro Jakarta Selatan memberikan perhatian khusus pada gereja-gereja dengan jumlah jemaat yang sangat besar dalam rangka pengamanan Paskah. Gereja Santa Perawan Maria Ratu, dengan perkiraan 3.000 jemaat, serta Gereja Asisi yang diperkirakan memiliki 2.000 jemaat, menjadi prioritas utama. Kedua lokasi ini mendapatkan penempatan personel yang lebih banyak dibandingkan gereja lainnya.
Secara keseluruhan, setiap gereja dijaga oleh sekitar 8 hingga 15 personel kepolisian, tergantung pada estimasi jumlah jemaat dan potensi kerawanan yang ada. Penyesuaian jumlah personel ini merupakan strategi untuk mengoptimalkan pengamanan di seluruh 13 titik gereja yang menjadi fokus. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan ibadah yang aman dan kondusif.
Selain penempatan personel statis, aparat kepolisian juga melakukan patroli rutin di sekitar area gereja. Koordinasi yang erat terjalin antara pihak kepolisian, pengurus gereja, dan unsur pengamanan internal. Kolaborasi ini penting untuk memastikan setiap aspek keamanan telah diperhitungkan dan diantisipasi dengan baik.
Advertisement
Advertisement
AKBP Tribuana Roseno menegaskan bahwa seluruh upaya pengamanan Paskah ini bertujuan utama untuk memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang merayakan. Pihaknya memastikan rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dengan pengamanan maksimal. Ini adalah komitmen Polres Jaksel dalam mendukung kebebasan beribadah masyarakat.
Pelaksanaan ibadah Paskah tahun ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 5 April, dengan beberapa gereja menyelenggarakan lebih dari satu sesi ibadah. Selain di gereja, beberapa ibadah juga dilaksanakan di lokasi alternatif, seperti City Hall Pondok Indah Mall oleh jemaat GBI Gandaria City. Fleksibilitas lokasi ini tetap dalam pantauan pengamanan.
Polres Jaksel juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban umum selama perayaan Paskah. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah. Partisipasi aktif warga sangat membantu dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Advertisement
Dengan persiapan pengamanan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Paskah di Jakarta Selatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Keamanan bersama adalah tanggung jawab semua pihak, baik aparat maupun masyarakat.
Sumber: AntaraNews