Polda Sulawesi Utara telah mengerahkan 1.216 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Paskah Nasional di Manado. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 April 2026, menunjukkan komitmen keamanan. Kesiapan personel dan sarana prasarana penting menjamin kelancaran seluruh rangkaian acara. Manado mendapat kehormatan besar sebagai tuan rumah Paskah Nasional tahun ini.
Perayaan Paskah Nasional di Manado diperkirakan dihadiri sekitar 45.000 umat Kristiani dari berbagai daerah. Sejumlah pejabat pemerintah dan pimpinan agama tingkat nasional juga akan turut hadir. Oleh karena itu, pengamanan ketat dan terkoordinasi menjadi prioritas utama. Ini untuk memastikan kenyamanan semua peserta yang hadir.
Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono, menegaskan kesiapan maksimal personel dan fasilitas. Tujuannya adalah menjamin keamanan, kenyamanan, serta kondusifitas selama kegiatan berlangsung. Koordinasi efektif dengan instansi terkait menjadi kunci sukses operasi pengamanan ini. Ini demi kelancaran dan kekhidmatan perayaan Paskah Nasional.
Advertisement
Advertisement
Sebanyak 1.216 personel gabungan dari berbagai instansi diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan Pengamanan Paskah Nasional Manado. Personel ini terdiri dari 959 anggota Polri, didukung oleh 105 personel TNI, 100 orang dari organisasi kemasyarakatan (ormas), serta 50 personel Dinas Perhubungan. Mereka semua bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi para peserta.
Pola pengamanan dibagi menjadi beberapa Satuan Tugas (Satgas) yang memiliki fokus masing-masing. Satgas tersebut mencakup pengamanan lokasi utama kegiatan, pengaturan lalu lintas di titik-titik krusial, serta tim mobile dan siap gerak. Tim mobile ini terdiri dari Brimob dan Dalmas yang siap bergerak cepat jika diperlukan.
Area pengamanan mencakup berbagai lokasi penting, mulai dari area kedatangan seperti Bandara Sam Ratulangi hingga akomodasi hotel tempat para tamu menginap. Selain itu, jalur lalu lintas utama dan lokasi utama kegiatan di kawasan Megamas serta sekitarnya juga menjadi fokus pengamanan. Penempatan personel dilakukan secara strategis di titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan potensi kriminalitas.
Advertisement
Advertisement
Dalam upaya memastikan kelancaran mobilitas selama Pengamanan Paskah Nasional Manado, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Skema ini diterapkan di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Manado. Beberapa jalan yang akan mengalami penyesuaian lalu lintas antara lain Jalan Piere Tendean, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Sam Ratulangi.
Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan menghindari penumpukan massa yang dapat mengganggu jalannya perayaan. Selain pengaturan lalu lintas, aparat juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kriminalitas. Momentum Paskah Nasional seringkali dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, sehingga pengawasan diperketat.
Wakapolda berharap penggunaan seluruh peralatan dan sarana prasarana dapat dimaksimalkan untuk mendukung keberhasilan tugas. Selain itu, langkah-langkah inovatif yang sesuai hukum juga akan diterapkan guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Advertisement
Advertisement
Wakapolda Sulawesi Utara mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama Pengamanan Paskah Nasional Manado. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara. "Mari kita tunjukkan bahwa Sulawesi Utara adalah tuan rumah yang ramah dan aman bagi seluruh tamu Paskah Nasional," pesan Wakapolda.
Pihak kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Manado atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul. Ketidaknyamanan tersebut bisa berupa kemacetan atau pengalihan jalan akibat penerapan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas. Ini adalah bagian dari upaya besar untuk menjamin keamanan bersama.
Dengan pola pengamanan dan pengaturan yang telah disiapkan secara matang, diharapkan perayaan Paskah Nasional dapat berlangsung secara aman, lancar, dan khidmat. Seluruh upaya ini bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi puluhan ribu umat Kristiani dan tamu penting yang hadir di Manado. Keberhasilan acara ini menjadi cerminan kesiapan Manado sebagai tuan rumah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews