Viral Anggota Polisi Vicky Katiandagho Mundur dari Polri Karena Tekanan Tangani Kasus Korupsi, Polda Sulut Buka Suara

Vicky Katiandagho mengundurkan diri dari institusi Polri. Narasi yang beredar menyebutkan ia mendapat tekanan saat menangani kasus korupsi.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Viral Anggota Polisi Vicky Katiandagho Mundur dari Polri Karena Tekanan Tangani Kasus Korupsi, Polda Sulut Buka Suara
Viral Anggota Polisi Vicky Katiandagho Mundur dari Polri Karena Tekanan Tangani Kasus Korupsi, Polda Sulut Buka Suara (Merdeka.com)

Beredar di media sosial seorang anggota polisi bernama Vicky Katiandagho mundur dari institusi Polri. Narasinya menyebut 'balik kanan'nya Vicky lantaran terkait penanganan kasus korupsi.

Membantah narasi tersebut, Polda Sulawesi Utara (Sulut) buka suara. Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menegaskan mutasi itu murni rotasi rutin, bukan terkait dengan penanganan perkara.

Alamsyah mengatakan, Vicky hanya bagian dari mutasi tour of duty dan tour of area tahun 2024.

"Mutasinya bersifat rutin," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/3).

Vicky sebelumnya bertugas di Unit Tipikor Satreskrim Polres Minahasa. Ia lalu dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud bersama 20 bintara lain berdasarkan Kep 534/X/2024.

"Vicky di tahun 2024, masuk dalam SKEP mutasi tour of duty, tour of area, berdasarkan Kep 534/X/2024 ttg Mutasi rutin 20 pers bintara. Yang bersangkutan mutasi dari Polres Minahasa ke Polres Talaud," ucap dia.

"Jadi ini hal yang biasa dilakukan," sambung dia.

Hasil Klarifikasi Propam

Beredarnya video tersebut, membuat Divisi Propam turun tangan. Usai diperiksa, Vicky menyebut narasi video tersebut dipelintir.

"Hasil klarifikasi menunjukkan subjek tidak terlibat dalam upaya penyebaran hoaks atau mendiskreditkan institusi. Loyalitas yang bersangkutan terhadap Polri tetap terjaga, dan narasi kekecewaan yang viral tersebut terbukti tidak benar," ungkap Alamsyah.

Alamsyah menyampaikan hal itu berdasarkan hasil klarifikasi Biro Paminal Bidpropam Polda Sulut. Dia mengatakan, fakta yang sebenarnya video berisi ucapan terima kasih menjelang pensiun.

"​Dalam komunikasi yang dilakukan pada Kamis, 2 April 2026, VAK membenarkan bahwa video tersebut memang dibuat secara pribadi sebagai kenang-kenangan masa dinas menjelang masa pensiunnya per 1 April 2026. Namun, video asli tersebut hanya berisi ucapan terima kasih kepada institusi Polri," ucap dia.

Video untuk Pribadi

Dia menerangkan, Vicky membuat video itu secara pribadi sebagai kenang-kenangan jelang pensiun per 1 April 2026. Ia tidak pernah memberi izin kepada akun mana pun untuk menambahkan narasi provokatif.

"Dalam video tersebut, VAK justru menyatakan rasa bangganya terhadap institusi Polri. Ia menegaskan komitmennya dengan semboyan "Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara," ujar fia.

Alamsyah menyebut Vicky menjadi korban penyalahgunaan konten oleh pihak ketiga. Klarifikasi internal memastikan yang bersangkutan tidak terlibat dalam penyebaran hoaks.

"Hasil klarifikasi menunjukkan subjek tidak terlibat. Loyalitasnya tetap terjaga dan narasi kekecewaan itu tidak benar," katanya.

Jejak Karir Vicky

Selama bertugas, Vicky memang ikut menangani beberapa perkara korupsi. Sebagian kasus sudah P21, sementara lainnya masih berjalan.

Dia kembali menegaskan, mutasi tersebut tidak berkaitan dengan penanganan kasus korupsi. Penanganan perkara tetap berjalan karena ditangani tim, bukan individu.

"Menjelaskan penanganan perkara bukan dia sendiri yang pegang, melainkan tim/unit," kata Alamsyah.

Isu yang beredar di media sosial menyebut Vicky mundur karena tekanan setelah mengungkap kasus dugaan korupsi. Alamayah menampik hal tersebut.

Mengundurkan Diri di Tahun 2025

Vicky diketahui mengajukan pengunduran diri pada 2025. Pengajuan itu disetujui Januari 2026 melalui mekanisme pensiun dini.

"Pengunduran diri yang bersangkutan kemauan sendiri dan juga atas persetujuan istri," ujar Alamsyah.

Tak Ada Kaitan Mutasi dan Penanganan Perkara

Dia menegaskan tidak ada kaitan antara mutasi, penanganan perkara, dan keputusan mundur.

"Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten yang sudah diedit sedemikian rupa. Pengunduran diri yang bersangkutan adalah murni atas kesadaran dan kemauan sendiri," pungkasnya.

Sebelumnya, Vicky membagikan video perpisahan di halaman Polda Sulawesi Utara. Ia terlihat memberi hormat ke bendera Merah Putih lalu bersujud, sebelum meninggalkan lokasi bersama putrinya.



Rekomendasi