Perampok di Garut Sekap Dua Karyawan, Bawa Kabur Ratusan Tabung Gas
Sebuah gudang penyimpanan gas elpiji atau LPG di Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, disatroni lima perampok.
Sebuah gudang penyimpanan gas elpiji atau LPG di Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, disatroni lima perampok. Dalam aksinya, mereka sempat menyekap dua karyawan dan kemudian mengambil ratusan tabung gas subsidi dan sejumlah barang berharga lain.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin mengatakan bahwa Lokasi kejadian beradi wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi.
"Gudang yang disatroni adalah Gudang agen PL Elpiji Garut Masoem," kata Joko, Senin (3/3).
Joko mengungkapkan bahwa diperkirakan jumlah perampok yang melakukan aksi tersebut mencapai lima orang. Dalam aksinya mereka masuk ke area Gudang dengan cara melewati benteng pemisah dan kemudian langsung masuk ke area mess karyawan.
"Setelah berhasil masuk ke dalam mess, para pelaku ini langsung melakukan aksi penyekapan terhadap dua orang karyawan yang saat itu sedang tidur. Sebelumnya, kedua karyawan itu pun sempat diancam para terduga pelaku menggunakan senjata tajam jenis golok," ungkapnya.
Setelah berhasil menyekap dua karyawan, dijelaskan Joko, para pelaku pun kemudian membuka paksa rantai pintu yang menutup jalan masuk ke area Gudang. Setelah berhasil membobolnya, dua kendaraan roda empat jeni pikap dan minibus dimasukan para pelaku.
Para pelaku, menurut Joko, kemudian mengambil tabung gas ukuran 5,5 kilogram yang ada ada di mobil truk.
"Gas-gas tersebut oleh para pelaku ini dipindahkan seluruhnya ke dua mobil yang sudah dipersiapkan," jelas Joko.
Selain mengambil tabung gas, sejumlah barang berharga lainnya pun digondol para pelaku. Setelah berhasil mengambil sejumlah barang berharga, para pelaku pun langsung melarikan diri.
Setelah beberapa saat, korban membuat laporan polisi atas apa yang terjadi. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke tempat kejadian perkara dan melakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi dari korban, memeriksa rekaman CCTV, dan memeriksa sejumlah saksi lainnya.
"Berbekal keterangan yang kami terima, saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban ini kehilangan 2 tabung gas ukuran 12 kilogram, 136 tabung gas ukuran 5,5 kilogram, uang tunai, satu sepeda motor, dua telepon genggam dan satu helm," pungkasnya.