Berkat Data Kartu Tanda Pengenal Ternak, Dua Kerbau Warga Dicuri Orang Tak Dikenal Terungkap
Wilayah Sumba Barat Daya memang dikenal sebagai daerah yang banyak sekali kasus pencurian ternak hewan, baik itu kerbau maupun babi serta hewan ternak lainnya.
Anggota Polres Sumba Barat Daya, Polda Nusa Tenggara Timur menangani laporan kerbau milik warga hilang diduga dicuri orang tidak dikenal. Kepolisian menemukan dua ekor ternak kerbau milik warga yang diduga hasil tindak pidana pencurian ternak.
Humas Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernadus Bili Kandi mengatakan sejak awal operasi pencarian dilakukan dengan terlebih dahulu menargetkan sapi yang hilang tersebut.
“Setelah diidentifikasi oleh tim yang lakukan pencarian akhirnya diketahui bahwa sapi yang hilang tersebut adalah sapi yang sudah ditemukan itu,” kata Bernadus dihubungi dari Kupang, Rabu (25/3), seperti diberitakan Antara.
Kronologi Pencurian Terungkap
Wilayah Sumba Barat Daya sendiri memang dikenal sebagai daerah yang banyak sekali kasus pencurian ternak hewan, baik itu kerbau maupun babi serta hewan ternak lainnya.
Pasca mengamankan dua ekor kerbau ini, polisi mencocokkan identitas ternak dengan data kartu tanda pengenal ternak.
Dia menambahkan dua ekor kerbau ini ditemukan polisi saat diikat dalam kebun milik warga di Kabupaten Sumba Barat Daya dan kemudian dilaporkan ke Polres Sumba Barat Daya.
"Kerbaunya ditemukan diikat dalam kebun (milik) orang lalu kemudian dilaporkan ke polisi. selanjutnya polisi langsung mengamankan kerbau tersebut," kata dia.
Dia mengatakan walaupun dua ekor kerbau tersebut sudah ditemukan, namun pelaku pencurian sejumlah kerbau itu masih dalam pencarian.
"Pelakunya masih dalam penyelidikan polisi," ujar dia.
Hingga saat ini, pihak Polres Sumba Barat Daya masih mengejar pelaku dan mencari tahu keberadaan pelaku.
Sementara barang bukti kerbau sudah diamankan di Mako Polres Sumba Barat Daya sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.