Kepala Ditutup Selimut, Tangan Diikat Kabel: 5 Pegawai SPBU Disekap Rampok, Duit Tunai Rp130 Juta DIbawa Kabur

Tanpa ragu, kelompok itu segera melakukan tindakan kekerasan dengan memukul karyawan dan mengurung mereka di dalam sebuah ruangan.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Kepala Ditutup Selimut, Tangan Diikat Kabel: 5 Pegawai SPBU Disekap Rampok, Duit Tunai Rp130 Juta DIbawa Kabur
Polisi olah TKP kasus perampokan di SPBU Bekasi. (Antara) (© 2026 Liputan6.com)

Sejumlah perampok menyekap lima pegawai di SPBU yang terletak di Jalan Raya Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Para korban diikat tangannya dan ditutup kepalanya dengan selimut. Dalam aksi tersebut, empat pelaku berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp130 juta.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini," ungkap Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Pol Sumarni, di Cikarang pada Rabu (11/3).

Setelah menerima laporan mengenai insiden ini, pihak kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti, termasuk meminta keterangan dari para saksi.

"Kami juga memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Para korban telah dimintai keterangan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Berdasarkan informasi dari korban yang didukung oleh bukti-bukti yang ada, komplotan perampok yang terdiri dari empat orang itu datang ke lokasi pada Selasa (10/3) sekitar pukul 03.30 Wib, saat situasi masih sepi. Setibanya di lokasi, mereka mengancam para pegawai dengan senjata yang diduga merupakan pistol mainan. Lima karyawan menjadi korban pemukulan dan penyekapan oleh para pelaku tersebut.

Tanpa basa-basi, para perampok langsung melancarkan serangan dengan memukul para karyawan dan menyekap mereka di dalam sebuah ruangan. Salah satu korban, yang berinisial M (62), berusaha melawan dan mengalami luka.

"Korban berinisial M mengalami luka di tangan kiri akibat perlawanan terhadap para pelaku. Korban lainnya, B (49), juga mengalami kekerasan, terkena tendangan dan pukulan dari pelaku," tambahnya.

Sementara itu, tiga karyawan lainnya, yaitu A (24), M (44), dan H (53), juga mengalami perlakuan buruk. Kepala mereka ditutup dengan selimut, dan tangan mereka diikat menggunakan kabel, lakban, serta tali rafia. "Para korban diikat dan disekap agar tidak dapat melawan saat pelaku melaksanakan aksinya," imbuhnya.

Setelah para pegawai tidak berdaya, para pelaku dengan leluasa membobol brankas yang menyimpan uang hasil penjualan bahan bakar dan berhasil melarikan uang tunai sebesar Rp130 juta.

Rekomendasi