Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih, Menkes Budi Ingatkan Minuman Cepat Saji Wajib Tulis Keterangan Nutri Level

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk mengetahui batas konsumsi gula per hari.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih, Menkes Budi Ingatkan Minuman Cepat Saji Wajib Tulis Keterangan Nutri Level
Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih, Menkes Budi Ingatkan Minuman Cepat Saji Wajib Tulis Keterangan Nutri Level (Merdeka.com)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk mengetahui batas konsumsi gula per hari. Imbauan itu disampaikan Budi sembari memperlihatkan kandungan gula terdapat di sebuah minuman cup plastik.

Dalam video diunggah akun @fakta.indo, Budi memegang sebuah gelas berisi minuman Matcha Frappe. Budi menjelaskan isi kandungan gula pada minuman tersebut.

"Matcha Frappe satu gelas seperti ini gulanya 50 gram ini adalah batas sehat di konsumsi gula sehari untuk orang dewasa," kata Budi dalam video dikutip merdeka.com, Kamis (23/4).

Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih
Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih screenshot video

Budi mengaku telah mengeluarkan label gizi atau nutri level. Sehingga masyarakat bisa mengetahui berapa kandungan gula terdapat pada minuman dikonsumsinya.

"Sekarang saya resmi mengeluarkan nutri level seperti ini, untuk menjelaskan berapa banyak gula yang ada di masing-masing minuman. Lihat tuh, sebanyak ini habis kali minum, udah enggak boleh minum lagi," ujar dia.



Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih
Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih screenshot video

Dia menegaskan, setiap minuman cepat saji diharuskan untuk memasang nutri level seperti dijelaskannya. Dalam gelas nutri level itu, ada tingkatan mulai dari terendah A dan tertinggi D.

"Nanti setiap minuman siap saji harus memasang nutri level seperti ini, inget enggak waktu kuliah siapa yang mau dapet nilai D? Enggak ada kan? semuanya mau dapet nilai A," ujar Budi.

"Jadi masa sih kamu masih mau aja minum yang nutri levelnya D," pungkasnya.



Unggahan tersebut banyak dikomentari para netizen. Tidak sedikit netizen mendukung apa dikatakan Budi.

"Padahal dia ngasih edukasi loh, tapi kenapa masih aja di hujat," tulis akun@andry_stevano.

"Di eropa sudah lama sekali menerapkan ini. Okelah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," @kusumaherlina.

"Hal baik perlu didukung, jangan jadi warga yang gampang banget hujat pemerintahan sendiri," @dyayunurra.

"Nasi(gula) + lauk2 bermicin dan kecap manis(gula)+esteh manis jumbo(gula) menyala ginjal," @febbryarianda.

"Mantap pak kami support," @khazuranalfi.

"Boleh minum minuman manis tapi diimbangi dengan OLAHRAGA," @iirfan.fauzii.

Rekomendasi