Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Detik-detik Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Nias Utara Minggu Dini Hari

{{caption}}
Hasil PSBS Biak vs Persija Jakarta: Gol Semata Wayang Maxwell Benamkan Badai Pasifik

{{caption}}
JK Buka Suara soal Dilaporkan ke Polisi terkait Isi Ceramah di UGM

{{caption}}
Real Madrid, Masa Depan Arbeloa, dan Keputusan yang Dipertanyakan

{{caption}}
Mendagri Tito Dampingi Prabowo dalam Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Se-Indonesia

{{caption}}
Real Madrid vs Barcelona dalam Perburuan Wonderkid Espanyol

Topik Terkait
{{caption}}
MUTUN Tebuireng Soroti Kerusakan Lingkungan dan Rekomendasikan Solusi untuk Pemerintah

Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Pesantren Tebuireng menggelar Muktamar Turats Nabawi (MUTUN) 2025 yang merekomendasikan pemerintah untuk serius mengatasi kerusakan lingkungan dan menerapkan 'Eko-Sunnah'.

{{caption}}
Pemerintah Tegaskan Pulau-Pulau Indonesia Tak Bisa Diperjualbelikan, Situs Jual-Beli Bakal Diblokir

Apabila ada pihak asing masuk, syarat untuk menggunakan properti pulau itu ialah membentuk badan hukum Indonesia terlebih dahulu.

{{caption}}
Deretan Ormas yang Pro dan Kontra Menerima Izin Kelola Tambang

Saat ini hanya Nahdlatul Ulama (NU), ormas yang pro terhadap izin kelola tambang

{{caption}}
Ormas Kelola Tambang Dikritik Publik, Bahlil: Lebay Banget

Bahkan perusahaan pengelola tambang pun disebut Bahlil awalnya tidak mampu mengelola tambang.

{{caption}}
Waketum MUI: Kekayaan Negara Harus Diutamakan untuk Maslahat Umat

KH Marsudi meminta masyarakat turut serta memantau segala pertaturan yang dibuat pemerintah dalam mengolah kekayaan, guna menjaga kemaslahatan bersama.

MUI
{{caption}}
Munas Alim Ulama NU: Pemerintah Wajib Buat Regulasi Batasi Medsos bagi Anak

PBNU meminta Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU) 2025 merekomendasikan pemerintah dapat membuat regulasi pembatasan media sosial anak.

{{caption}}
Kasus Pagar Laut Tangerang, Kades Kohod Arsin dkk Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Selain Arsin, tiga orang lainnya juga dijatuhi vonis yang sama. Mereka adalah Ujang Karta, Septian, dan Chandra Eka Agung yang dinyatakan bersalah.

{{caption}}
Nelayan Resah, Bambu Pagar Laut Rusak Jaring dan Baling Kapal di Pantai Kohod

Saiful mengatakan, proses pembongkaran dan pembersihan bambu bekas pagar laut ditargetkan rampung dalam waktu satu pekan, selama cuaca mendukung.

{{caption}}
Penyidikan Bareskrim Polri Soal Pagar Laut Dinilai Janggal, Pelaku Sebenarnya Ditutupi

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri yang menganggap bahwa kasus pagar laut murni hanya tindak pidana umum.

{{caption}}
Berkas Kasus Pagar Laut Tangerang Belum Lengkap, Kejagung Ungkap Indikasi Korupsi

Kasus pemalsuan dokumen ini mencuat karena SHM tersebut diduga digunakan untuk memperoleh keuntungan secara tidak sah.

{{caption}}
Kasus Pagar Laut Tangerang, Polisi Sudah Periksa 34 Orang Termasuk Pegawai ATR

Tak hanya di perairan Tangerang saja, pihaknya juga menyelidiki kasus pagar laut di wilayah lain seperti Bekasi, Jawa Barat serta Deli Serdang, Sumatera Utara.

{{caption}}
Pagar Laut di Kohod Masih Berdiri Kokoh, Walhi Minta Pemerintah Tanggung Jawab dan Setop Bohongi Publik

Pagar bambu masih berdiri kokoh, mengancam ekosistem laut dan menghambat mata pencaharian nelayan setempat.