Sorot
{{caption}}
Dicor Hari Ini, Retak Lagi Esok: Lingkaran Setan Warga Jalan Amblas Pulo Gadung

{{caption}}
Indonesia-India Siap Tandatangani Sejumlah MoU di Tengah Kunjungan Modi

{{caption}}
Agenda Prabowo dan PM India: Pertemuan 4 Mata, Kunjungi Candi Prambanan

{{caption}}
4 Bulan Jalan Amblas di Pulo Gadung Tak Kunjung Diperbaiki

{{caption}}
Pemakaman Ali Khamenei, RI Kirim Menlu dan Ketua MPR

{{caption}}
Prabowo Bertemu PM Singapura: Sengketa Harus Diselesaikan Lewat Diplomasi

Topik Terkait
{{caption}}
Mensos Tegaskan Pentingnya Akurasi Data Bansos demi Tepat Sasaran dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Menteri Sosial menekankan pentingnya akurasi data bansos untuk memastikan bantuan tepat sasaran, mendorong perbaikan sistem pendataan, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi penerima manfaat.

{{caption}}
Mensos Kunjungi Pamekasan: Soroti Pentingnya Pemutakhiran Data Bansos untuk Sekolah Rakyat dan PKH

Menteri Sosial menyoroti urgensi Pemutakhiran Data Bansos di Pamekasan demi memastikan bantuan sosial seperti Sekolah Rakyat dan PKH tepat sasaran. Temukan mengapa data akurat krusial bagi kesejahteraan masyarakat.

{{caption}}
Data Terbaru BPS: 11 Ribu Penerima Bansos Dicoret, Ini Alasannya

Data ini menjadi rapor merah bagi belasan ribu keluarga tersebut karena akan segera dibersihkan dari daftar penerima.

{{caption}}
Digitalisasi Bansos: Mensos Ungkap Akurasi Penerima Manfaat Meningkat Signifikan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan digitalisasi bansos berhasil meningkatkan akurasi data penerima manfaat secara signifikan, mengurangi kesalahan data di berbagai program bantuan sosial dan membuat penyaluran lebih tepat sasaran.

{{caption}}
Kemensos Prioritaskan Akurasi Bansos di Era Prabowo: Pembenahan Data dan Partisipasi Publik

Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan akurasi bansos sebagai prioritas utama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, dengan fokus pada pembenahan data, ketepatan sasaran, dan partisipasi masyarakat. Hal ini untuk memastikan bantuan sosial tepat guna da

{{caption}}
Rp500 Triliun Dana Bansos Belum Sepenuhnya Tepat Sasaran, Kemensos Soroti Akurasi Data

Kementerian Sosial mengungkapkan sekitar Rp500 triliun dana subsidi dan bantuan sosial (bansos) yang disalurkan pemerintah setiap tahun belum sepenuhnya tepat sasaran, menjadi sorotan utama dalam upaya mencapai keadilan sosial.

{{caption}}
Kenaikan Anggaran Bansos Rp110 Triliun di 2025: Wujud Perhatian Presiden Prabowo untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah mengumumkan **kenaikan anggaran bansos** menjadi lebih dari Rp110 triliun pada 2025, menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan dan melindungi kelompok rentan.

{{caption}}
Mensos dan Kepala BPS Pastikan Pemutakhiran Data Bansos Tambahan Tepat Sasaran

Pemutakhiran ini untuk memastikan ketepatan penerima bantuan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk disalurkan BLTS kepada 35,04 juta KPM.

{{caption}}
VIDEO: Ganti Data Pakai BPS, Presiden Prabowo Coret 1,9 Juta Keluarga Penerima Bansos

Mensos melaporkan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan Kementerian Sosial

{{caption}}
Mengacu DTSEN, Gus Ipul Sebut Telah Banyak Mengalihkan Bansos ke yang Lebih Berhak

Kementerian Sosial telah mencoret banyak penerima bantuan karena tidak lolos verifikasi atau terlibat penyalahgunaan bantuan.

{{caption}}
Kemensos Perkuat Pemutakhiran Data, Hentikan Bansos bagi Penerima Tak Layak

Gus Ipul menjelaskan, pemutakhiran data dilakukan rutin setiap 3 bulan untuk menyesuaikan dengan perubahan kondisi masyarakat, seperti kelahiran, kematian dll.

{{caption}}
Bansos Pemerintah Dicabut?

Kepala BPS pun yakin penyaluran bansos pada Triwulan II/2025 dapat tepat sasaran.

{{caption}}
Ombudsman Dorong Pemdes Pulau Kecil Bangka Selatan Data Ulang Penerima Bansos

Ombudsman RI Babel mendesak Pemdes di pulau kecil Bangka Selatan untuk data ulang penerima bansos. Penyaluran bantuan yang belum tepat sasaran jadi sorotan, menuntut pembaruan data demi keadilan sosial.

{{caption}}
Mensos Gus Ipul Usul Tambah Anggaran Rp22,49 Triliun Agar Bansos dan Sekolah Rakyat Optimal

Gus Ipul juga mengeluhkan berkurangnya anggaran perlindungan dan jaminan sosial, serta anggaran rehabilitasi sosial (Atensi).

{{caption}}
Luhut: Pemerintahan ini akan Berbasis Digitalisasi dengan Support AI

Pemerintah tengah mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

{{caption}}
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026

Selama ini tantangan penyaluran bansos masih berkaitan dengan data yang belum sepenuhnya terhubung antarinstansi.

{{caption}}
Cak Imin: Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan

pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026. Untuk mendukung target tersebut, 88 kabupaten/kota akan menjadi fokus lintas kementerian.

{{caption}}
Mensos Coret Permanen 11.000 Penerima Bansos yang Terlibat Judol di Awal 2026

Menurut Gus Ipul, langkah tersebut dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan membutuhkan.

{{caption}}
Pemerintah Cari Penerima Bansos Gunakan untuk Judi Online, Bakal Diberi Sanksi

Dia menegaskan bahwa siapa pun yang mendapatkan bansos dan digunakan untuk aktivitas judol maka akan dikenakan sanksi.

{{caption}}
Data PPATK: 571 Ribu Penerima Bansos Terlibat Judi Online, Nilai Transaksi Hampir Rp 1 T

PPATK menemukan 571.410 NIK yang terdaftar sebagai penerima bansos terlibat menjadi pemain judi online (judol) sepanjang tahun 2024.