Antusiasme Tinggi! Warga Berburu Sembako dan Makanan Gratis di Monas
Kegiatan ini menghadirkan bantuan nyata bagi masyarakat melalui pembagian 100.000 kupon belanja senilai Rp500.000 serta 300.000 porsi makanan gratis.
Ribuan masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk berburu pasar murah dan bazar rakyat yang digelar Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (28/3).
Kegiatan ini menghadirkan bantuan nyata bagi masyarakat melalui pembagian 100.000 kupon belanja senilai Rp500.000 serta 300.000 porsi makanan gratis yang disajikan oleh sekitar 800 pedagang UMKM kaki lima.
Berbagai kalangan masyarakat mengaku sangat terbantu dengan adanya kupon belanja yang dapat ditukarkan dengan sembako dan barang kebutuhan lainnya. Ine Sugesti, warga Kelurahan Cempaka Putih Barat meyebut kupon sembako dan barang sangat membantu kebutuhannya pasca Lebaran.
"Alhamdulillah kupon ini sangat berarti buat saya. Karena di pascalebaran ini banyak sekali kebutuhan-kebutuhan yang di luar kendali, tapi dengan adanya kupon ini cukup membantu saya," kata Ine di kawasan Monas, Sabtu (28/3).
Data dari Pemerintah Pusat
Dia juga menjelaskan bahwa pendataan penerima dilakukan melalui kelurahan berdasarkan data dari pemerintah pusat. Ine bersama warga lainnya berangkat menuju lokasi menggunakan transportasi umum yang telah dikoordinasikan oleh pihak kelurahan.
"Kami ke sini naik TransJakarta, dikoordinir langsung oleh pihak kelurahan," ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti Nuryati dan Novia dari Kelurahan Bungur, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Khususnya, untuk memenuhi kebutuhan pokok setelah Idulfitri.
"Kami sangat senang sekali mendapatkan kupon untuk hari ini, apalagi sembako. Kebetulan sehabis lebaran ini kebutuhan sembako di rumah habis, jadi dengan adanya bantuan ini sangat membantu," jelas Siti.
Ibu Rumah Tangga
Sementara itu, Rahmawati, seorang ibu rumah tangga dari Cakung, mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan berbagai kebutuhan. Mulai dari, beras, telur, ayam, minyak, hingga gula secara gratis.
"Alhamdulillah gratis," ucapnta.
Warga lainnya, Sanrani dari Kelurahan Lubang Buaya juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.
"Terima kasih untuk bapak Presiden dengan adanya acara festival pasar murah ini, sering-sering aja dilaksanakan diadakan seperti ini," tutur Sanrani.
Bazar dan Hiburan
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyelenggaraan bazar dan hiburan rakyat bagi masyarakat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan tersebut akan digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026, sore.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan kebahagiaan Lebaran bagi masyarakat luas, khususnya warga Jakarta yang tidak mudik maupun yang telah kembali dari kampung halaman, terutama para keluarga penerima manfaat.
"Berawal dari tingginya antusiasme masyarakat saat Hari Lebaran minggu lalu di Istana, Bapak Presiden ingin sebanyak-banyaknya rakyat dapat berbagi kebahagiaan Lebaran dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan," demikian tulis Sekretaris Kabinet.
Beragam kegiatan dan fasilitas disiapkan untuk masyarakat, mulai dari bazar rakyat hingga hiburan keluarga. Pemerintah menyediakan 100.000 kupon belanja sembako dan barang gratis senilai Rp500.000, serta 300.000 porsi makanan gratis yang disajikan oleh sekitar 800 pedagang UMKM kaki lima.
Selain itu, bazar rakyat juga melibatkan pedagang dari berbagai pusat perdagangan seperti Tanah Abang dan Senen, sehingga turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Untuk menambah kemeriahan, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk 1.000 unit sepeda dan 100 unit motor listrik sebagai doorprize bagi pengunjung.
Beragam Permainan Anak
Suasana kebersamaan juga dihadirkan melalui beragam permainan anak serta panggung hiburan rakyat yang menampilkan grup musik Wali dan Bagindas. Kegiatan yang berlangsung di Silang Monas mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa perayaan Idulfitri bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, menghadirkan kebahagiaan, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
"Lebaran kali ini bukan hanya tentang tradisi, tapi tentang hadirnya kebahagiaan dan kebersamaan untuk semua," katanya.