Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lokasi pembegalan di Lubang Buaya minim penerangan

Lokasi pembegalan di Lubang Buaya minim penerangan Ilustrasi Begal Motor. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Nasib nahas dialami pasangan suami istri, Abdul Musa dan Miswati Aryani. Keduanya dibegal saat melintas di Jalan Raya Lubang Buaya RT 11/09, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (19/7) sekitar pukul 00.30 WIB.

Sejumlah warga yang tinggal di lokasi kejadian mengaku terkejut dengan kasus pembegalan itu. Sebab, di sekitar lokasi pembegalan terdapat pos polisi dan kantor Kelurahan Lubang Buaya.

"Sungguh mengejutkan ketika saya dengar berita pembegalan di depan SMA 81 Lubang Buaya karena daerah situ terdapat pos polisi dan kantor Kelurahan Lubang Buaya," kata salah satu warga bernama Nadia Maretti kepada merdeka.com, Minggu (19/7).

Nadia mengatakan, daerah sekitar lokasi kejadian dikenal sepi terlebih ketika malam hari. Belum lagi kurangnya penerangan di sekitar yang menambah suasana semkin gelap.

"Sangat ironis kejadian tersebut terjadi dekat dengan pos polisi yang seharusnya dengan adanya pos polisi tersebut warga atau pengguna jalan merasa aman. Yang pernah saya dengar setiap aparatur pemerintah dari ketua RT sampai ke atas setiap Sabtu malam Minggu mereka seharusnya piket menjaga keamanan bersama di wilayah masing-masing," kata Nadia.

Nadia dan masyarakat lainnya menyesalkan kejadian tersebut. Terlebih lokasi kejadian yang dekat pos polisi yang seharusnya dijaga oleh kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, nasib nahas dialami Abdul Musa dan Miswati Aryani. Keduanya dibegal saat melintas di Jalan Raya Lubang Buaya RT 11 RW 09, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (19/7). Kejadian sekitar pukul 00.30 WIB.

"Korban Abdul Musa (41) meninggal dunia warga Gang Langgar Squadron Halim RT 03/5 no 29 Jakarta Timur. Miswati Aryani (41) mengalami luka besar di lengan kiri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal pesan singkat, Minggu (19/7).

Pelaku masih belum diketahui. Pihak kepolisian baru mengantongi ciri-ciri pelaku menggunakan jaket merah dan memakai motor matic berwarna hitam.

"Saksi mata Rizki Apriyanto, Bagus dan Rahmah Hidayat. Motor korban Scoopy dirampas oleh pelaku," kata dia.

Berdasarkan keterangan saksi warga Lubang Buaya, mereka curiga dengan sosok berinisial Jawir sebagai pelakunya. Alasannya, Jawir merupakan narapidana yang sudah dua kali masuk penjara.

"Dari keterangan tersebut kami melakukan pengejaran. Korban dibawa ke RS Haji Pondok Gede," ucap dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP