Kinerja Memuaskan, Anwar Hafid Masuk 10 Gubernur Terbaik Pilihan Anak Muda
Dia dinilai konsisten mendorong pembangunan daerah, terutama pada sektor infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal.
Kinerja Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mendapat perhatian positif dari kalangan muda dalam survei nasional Muda Bicara ID terbaru. Anwar Hafid berhasil menembus jajaran 10 besar gubernur terbaik versi generasi muda dengan raihan 7,00 persen sekaligus menjadi satu-satunya wakil Pulau Sulawesi.
Dia dinilai konsisten mendorong pembangunan daerah, terutama pada sektor infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal. Capaian tersebut tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang terdorong kebijakan hilirisasi nikel. Anwar Hafid dianggap mampu mengoptimalkan potensi daerah sehingga membuka peluang kerja baru bagi generasi muda.
“Dia dinilai membawa semangat pembangunan daerah yang konsisten, khususnya di sektor infrastruktur dan ekonomi lokal yang tumbuh pesat berkat hilirisasi nikel," tulis siaran pers lembaga tersebut, Rabu (29/9).
Implementasi 9 Program
Keberhasilan tersebut juga ditopang implementasi 9 Program Berani Anwar Hafid. Dia berhasil menghadirkan program pendidikan dan kesehatan gratis yang menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Program Berani Cerdas memberikan beasiswa bagi pelajar SMA, sederajat, hingga SLB. Sementara Berani Sehat menghadirkan layanan kesehatan gratis cukup dengan KTP Sulawesi Tengah tanpa melihat status BPJS.
Sebanyak 19.000 siswa telah menerima manfaat dari program pendidikan tersebut. Di sisi lain, 164.627 warga tercatat telah mengakses layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah daerah.
Data Badan Pusat Statistik mencatat Indeks Pembangunan Manusia Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 72,82. Angka itu meningkat 0,58 poin atau 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan kenaikan di seluruh dimensi.
Daftar 10 Gubernur
Secara nasional, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menempati posisi pertama dengan 18,50 persen, kemudian diikuti Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebesar 17,30 persen dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan 17,10 persen.
Berikutnya Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X dengan 15,00 persen serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf dengan 7,20 persen, Gubernur Sulteng Anwar Hafid berada di peringkat keenam dengan 7,00 persen, diikuti Gubernur Sumatra Barat, Mahyedi Ansharullah sebesar 6,20 persen.
Pada peringkat selanjutnya terdapat Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution dengan 3,10 persen lalu Gubernur Bali I Wayan Koster dengan 2,40 persen. Sementara posisi kesepuluh ditempati Gubernur NTB, Lalu M Iqbal dengan 1,20 persen dan gubernur lainnya mengumpulkan 5,1 persen.
Survei ini dilakukan pada 1 hingga 30 Maret 2026 sebagai potret awal kepuasan dan harapan generasi muda. Dia menjadi bagian dari upaya membaca arah persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah.
“Survei ini dirancang untuk memetakan opini, persepsi, dan pandangan generasi muda terhadap pemerintahan dan kebijakan,” tulis lembaga itu.
Survei dilakukan terhadap 800 responden berusia 17–40 tahun dengan metode Computer-Assisted Self Interviewing yakni pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner terstruktur yang diisi secara mandiri oleh responden melalui perangkat elektronik (CASI) dan Stratified Random Sampling. Metode ini membagi populasi menjadi kelompok homogen (strata) berdasarkan karakteristik seperti usia, jenis kelamin, atau wilayah. Sampel diambil secara acak dari setiap strata sesuai proporsi populasinya. Margin of Error 5 persen.