Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan harapannya agar pemerintah provinsi dan kepala daerah di kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menyiapkan lahan. Harapan ini disampaikan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih (SRMP) permanen, serupa dengan yang telah ada di Kabupaten Kupang. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Kupang pada Minggu, 31 Mei.
Menteri Sosial menekankan bahwa target Presiden adalah mendirikan setidaknya satu sekolah publik permanen di setiap kabupaten/kota, serta minimal dua di tingkat provinsi. Target ini diharapkan dapat segera diimplementasikan oleh pemerintah daerah di NTT. Keberadaan sekolah ini sangat penting untuk pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
Acara peringatan Hari Lanjut Usia Nasional tersebut turut dihadiri oleh fasilitator Program Keluarga Harapan (PKH), siswa Sekolah Rakyat, kepala daerah, dan gubernur. Kunjungan kerja Menteri Sosial ini juga bertujuan untuk memantau kemajuan pembangunan SRMP permanen yang sedang berlangsung. Ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan di daerah.
Advertisement
Advertisement
Fokus Pengembangan Sekolah Rakyat di NTT
Saat ini, Nusa Tenggara Timur baru memiliki satu Sekolah Rakyat yang masih menggunakan bangunan milik Kementerian Sosial di Pusat Effata, Kupang. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam upaya pemerataan fasilitas pendidikan. Pembangunan gedung permanen yang berlokasi di Desa Oelnasi, Kupang Tengah, kini sedang dalam tahap konstruksi.
Menteri Sosial berharap akan ada 22 Sekolah Rakyat di NTT, dengan masing-masing kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen. Selain itu, diharapkan ada dua sekolah di tingkat provinsi untuk menjangkau lebih banyak siswa. Ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pendidikan bagi anak-anak di seluruh wilayah NTT.
Kehadiran dua sekolah di tingkat provinsi akan melayani tidak hanya warga Kupang, tetapi juga seluruh anak-anak di NTT yang membutuhkan akses pendidikan. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Program ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan antar daerah.
Advertisement
Advertisement
Peran Pemerintah Daerah dan Pusat dalam Pembangunan Sekolah Rakyat
Menteri Sosial menjelaskan bahwa realisasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen ini sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan lahan. Contoh sukses telah ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang yang telah menyiapkan lahan. Ketersediaan lahan menjadi kunci utama untuk memulai proses pembangunan.
Jika lahan sudah siap, Kementerian Pekerjaan Umum akan bertanggung jawab atas proses pembangunan gedung. Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan penilaian kelayakan lokasi sebelum memulai konstruksi. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat sangat esensial dalam mewujudkan proyek ini.
Kementerian Sosial akan bertindak sebagai penghubung dengan mengajukan permohonan pembangunan berdasarkan permintaan dari gubernur, bupati, dan wali kota. Mekanisme ini memastikan bahwa kebutuhan daerah terakomodasi dengan baik. Setelah acara, Menteri Sosial dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja untuk memantau langsung kemajuan pembangunan SRMP permanen di Kabupaten Kupang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews