Layanan Paspor Simpatik 2025, Sinergi Imigrasi Jateng dan Undip Permudah Urus Paspor
Penyelenggaraan Paspor Simpatik ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarunit.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah bekerja sama dengan tiga kantor imigrasi serta Rumah Detensi Imigrasi Semarang dan Universitas Diponegoro (Undip), menggelar kegiatan “Layanan Paspor Simpatik” di Muladi Dome, Undip Tembalang. Program pelayanan ini berlangsung selama dua hari dengan menyediakan kuota hingga 2.025 permohonan paspor bagi masyarakat.
Program Paspor Simpatik ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan keimigrasian sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya civitas akademika Undip dan warga sekitar Semarang, dalam melakukan pengurusan paspor secara cepat, efisien, dan nyaman.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Imigrasi untuk terus berinovasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Paspor Simpatik di Muladi Dome Undip ini menjadi contoh kolaborasi positif antara Imigrasi dan institusi pendidikan. Kami ingin menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan berintegritas, sekaligus menunjukkan bahwa Imigrasi siap hadir di tengah masyarakat dengan semangat pelayanan prima,” ujar Haryono.
Haryono menambahkan bahwa penyelenggaraan Paspor Simpatik ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarunit pelaksana teknis di Jawa Tengah dalam mendukung program transformasi layanan Imigrasi menuju digital dan ramah masyarakat.
Dengan dukungan dari pihak Universitas Diponegoro serta antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan Paspor Simpatik Undip 2025 diharapkan menjadi contoh keberhasilan pelayanan publik kolaboratif di wilayah Jawa Tengah.