Konjen Tiongkok Surabaya Salurkan Paket Ramadhan, Pererat Persahabatan dengan Ormas Islam Jatim
Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya menyalurkan paket Ramadhan kepada ormas Islam di Jawa Timur. Aksi ini bertujuan mempererat persahabatan dan solidaritas, sekaligus menunjukkan perhatian Konjen Tiongkok Surabaya kepada umat Muslim menjelang Idulfitri
Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya telah menyalurkan paket Ramadhan kepada sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di wilayah Jawa Timur. Penyaluran ini dilakukan sebagai wujud persahabatan dan solidaritas kepada umat Muslim setempat. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Surabaya pada Jumat, 13 Maret 2026.
Konsul Jenderal RRT Ye Su menyatakan bahwa Ramadhan merupakan salah satu hari raya terpenting bagi umat Muslim. Pihaknya mendoakan kebahagiaan, keberuntungan, serta kedamaian bagi semua yang merayakan. Kedatangan Konjen Ye Su mewakili pemerintah dan rakyat Tiongkok untuk menyampaikan ucapan selamat Ramadhan.
Bantuan yang diberikan berupa paket makanan dan kebutuhan pokok sehari-hari yang sangat bermanfaat bagi keluarga masyarakat. Inisiatif ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan antara komunitas Muslim di kedua negara, Indonesia dan Tiongkok.
Solidaritas dan Penguatan Hubungan Bilateral
Penyaluran paket Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya untuk memperkuat tali persahabatan. Kegiatan tersebut juga menunjukkan kepedulian terhadap umat Muslim di Jawa Timur. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang perayaan Idulfitri.
Selain PWNU Jawa Timur, Konsulat Jenderal Tiongkok juga mengunjungi berbagai organisasi keagamaan lainnya di Jawa Timur. Mereka termasuk Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Muslimat Nahdlatul Ulama, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur. Kunjungan ini menegaskan komitmen Tiongkok dalam membangun relasi yang baik.
Melalui kerja sama dengan organisasi keagamaan tersebut, pihak Konjen Tiongkok berharap dapat memperkuat fondasi persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia. Hubungan baik ini telah terjalin lama dan terus dipupuk melalui berbagai kegiatan bersama. Inisiatif ini menjadi salah satu jembatan diplomasi budaya yang efektif.
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Kiai Kikin, menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan ini sangat baik. Ini merupakan bentuk simpati dari pemerintah Tiongkok, apalagi menjelang Lebaran ada pembagian paket sembako yang memang dibutuhkan masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ujarnya.
Sejarah Islam di Tiongkok dan Respon Positif Ormas
Konsul Jenderal Ye Su juga menyampaikan informasi mengenai keberadaan Islam di Tiongkok yang telah berlangsung lebih dari 1.300 tahun. Saat ini, terdapat sekitar 20 juta umat Muslim di Tiongkok, termasuk masyarakat Uighur di Xinjiang. Informasi ini memberikan konteks historis dan demografis yang penting.
Kiai Kikin menambahkan bahwa hubungan antara Nahdlatul Ulama dan Konsulat Jenderal Tiongkok selama ini berjalan sangat baik. Komunikasi intensif dan berbagai kegiatan bersama telah menjadi fondasi kuat. “Komunikasi terus berjalan dan mudah-mudahan hubungan ini semakin berkembang serta membawa manfaat bagi kedua pihak di masa mendatang,” katanya.
Sebelumnya, perwakilan NU juga pernah diundang berkunjung ke Tiongkok untuk melihat perkembangan masyarakat di negara tersebut. Mereka juga berinteraksi langsung dengan komunitas Muslim setempat. Pengalaman ini memperkaya pemahaman dan memperkuat ikatan persaudaraan antarnegara.
Kegiatan pembagian paket sembako menjelang Lebaran ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Kiai Kikin menegaskan bahwa inisiatif semacam ini adalah bentuk nyata kepedulian. Ini juga mendukung upaya peningkatan kesejahteraan umat.
Sumber: AntaraNews