KAI Daop Jember Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Erupsi Semeru, Wujud Kepedulian Sosial
PT KAI Daop Jember menyalurkan Bantuan KAI Daop Jember untuk Erupsi Semeru senilai Rp50 juta kepada warga terdampak di Lumajang. Simak detail bantuan dan harapan KAI dalam meringankan beban masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), KAI Daop 9 Jember menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, kepada Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Prosesi penyerahan berlangsung di Pendapa Kabupaten Lumajang pada hari Selasa, menegaskan komitmen perusahaan terhadap lingkungan sosial.
Penyaluran Bantuan KAI Daop Jember untuk Erupsi Semeru ini merupakan respons cepat terhadap kondisi darurat yang dialami warga. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi serta memberikan dukungan selama masa tanggap darurat.
Detail Bantuan dan Komitmen KAI Daop Jember
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian KAI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Hengky Prasetyo menjelaskan bahwa aksi ini sekaligus menjadi bentuk implementasi tanggung jawab sosial perusahaan.
“Penyaluran bantuan itu merupakan wujud kepedulian KAI terhadap masyarakat, sekaligus salah satu bentuk implementasi tanggung jawab sosial perusahaan,” kata Hengky Prasetyo di Lumajang.
Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak. Jenis bantuan tersebut mencakup bahan pokok, sarung, selimut, baju, celana, matras, obat-obatan, serta perlengkapan mandi.
Total nilai Bantuan KAI Daop Jember untuk Erupsi Semeru mencapai Rp50 juta. Jumlah ini diharapkan dapat secara signifikan membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi dan memberikan dukungan selama masa tanggap darurat yang sulit.
“Total nilai bantuan mencapai Rp50 juta yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi dan memberikan dukungan selama masa tanggap darurat,” tuturnya.
KAI Daop 9 Jember juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, relawan, dan seluruh petugas yang terus bekerja di lapangan. Mereka berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang serta BPBD untuk memberikan bantuan tambahan apabila diperlukan.
Dampak Erupsi Semeru dan Upaya Pemulihan
Erupsi Gunung Semeru yang disertai awan panas guguran terjadi pada Rabu (19/11), memicu peningkatan aktivitas gunung secara signifikan. Status Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) pun naik dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).
Bencana ini menyebabkan dampak serius bagi masyarakat sekitar. Terdapat tiga warga yang mengalami luka bakar akibat terpapar awan panas guguran, dan mereka telah dirujuk serta dirawat intensif di RSUD Dr. Haryoto Lumajang.
Kerugian material akibat erupsi ini juga cukup besar. Data menunjukkan bahwa 21 unit rumah mengalami rusak berat. Selain itu, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan gardu PLN masing-masing mengalami rusak berat sebanyak 1 unit.
Tidak hanya itu, sektor pertanian juga terdampak parah dengan lahan seluas 204,63 hektare yang rusak. KAI berharap kondisi di wilayah terdampak dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.
“KAI berharap kondisi di wilayah terdampak dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” ujarnya. Bantuan KAI Daop Jember untuk Erupsi Semeru ini diharapkan menjadi salah satu pendorong dalam proses pemulihan tersebut.
Sumber: AntaraNews