KAI Sumut Salurkan Bantuan Banjir Aceh, Wujudkan Panggilan Kemanusiaan untuk Korban Terdampak
PT KAI Divre I Sumatera Utara kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang dan Langsa, menunjukkan kepedulian KAI Sumut Salurkan Bantuan Banjir Aceh sebagai wujud nyata kepedulian sosial.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Mereka menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah banjir bandang di Aceh Tamiang dan Kota Langsa, Provinsi Aceh. Aksi ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam membantu meringankan beban sesama dan memastikan kehadiran mereka di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara langsung ke berbagai titik pengungsian dan pemukiman warga. Vice President KAI Divre I Sumatera Utara, Sofan Hidayah, menegaskan bahwa kehadiran KAI di lokasi bencana bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan panggilan kemanusiaan. Ia berharap bantuan sembako yang disalurkan dapat menjadi dukungan moral bagi warga untuk bangkit kembali menata kehidupan.
Sebelumnya, KAI telah bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap bencana sebesar Rp350 juta untuk masyarakat di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Total 934 paket sembako senilai Rp169 juta telah didistribusikan dari donasi KAI Grup. Ini menunjukkan respons cepat KAI dalam menghadapi bencana alam dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
KAI Sumut Salurkan Bantuan Banjir Aceh: Komitmen Kemanusiaan di Tengah Bencana
Sofan Hidayah menekankan bahwa bantuan yang diberikan KAI Divre I Sumut bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan panggilan kemanusiaan yang tulus. KAI ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi ujian berat akibat banjir bandang ini.
Bantuan sembako yang diantarkan langsung ke desa-desa di Aceh Tamiang dan Langsa adalah bentuk dukungan moral yang nyata. Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, warga kembali memiliki semangat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
Komitmen KAI Divre I Sumut ini menegaskan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai agen pembangunan dan kepedulian sosial. Mereka berupaya hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat, tidak hanya dalam penyediaan transportasi, tetapi juga dalam menghadapi setiap tantangan bencana.
Jangkauan Luas Distribusi Bantuan KAI Sumut di Wilayah Terdampak
Tim KAI Divre I Sumut menyisir wilayah-wilayah yang terdampak cukup parah untuk memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan. Distribusi bantuan mencakup Pondok Pesantren Darul Tholibin di Pangkalan Brandan hingga menjangkau pelosok di Kecamatan Tenggulun.
Desa-desa seperti Pulau Tiga, Tamiang Hulu, Sungai Liput, dan Desa Tualang Tengoh juga menjadi sasaran penyaluran bantuan. Tim KAI juga menyambangi warga di Tanjung Saumantoh, Desa Selalah Bawah, Dusun Bandar Murni, serta Desa Senebuk Cantik.
Pada Sabtu, 20 Desember, KAI Divre I Sumatera Utara kembali hadir secara langsung di tengah masyarakat Aceh melalui penyaluran sebanyak 498 paket sembako. Paket-paket ini disebar ke berbagai titik pengungsian dan pemukiman warga di Aceh Tamiang dan Langsa.
Total Bantuan dan Apresiasi Masyarakat atas Kepedulian KAI
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan rincian total bantuan yang disalurkan. Sebanyak 436 paket sembako sebelumnya telah disalurkan untuk masyarakat terdampak yang berada di wilayah Sumatera Utara.
Dengan tambahan 498 paket untuk masyarakat Aceh, total sembako yang sudah dibagikan mencapai 934 paket. Nilai keseluruhan bantuan ini mencapai Rp169 juta, yang terkumpul dari donasi KAI Grup.
Ketulusan bantuan ini dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Aziz, perwakilan masyarakat Sungai Liput. Ia menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya kepada KAI yang telah peduli mendatangi wilayah mereka. Baginya, bantuan ini menjadi penawar beban di tengah upaya warga memulihkan kondisi tempat tinggal mereka.
Sumber: AntaraNews