LKBN ANTARA Serahkan Bantuan Pengungsi Pidie Jaya, Ringankan Beban Korban Bencana Aceh

LKBN ANTARA Biro Aceh salurkan Bantuan Pengungsi Pidie Jaya di Gampong Geunteng, Meurah Dua. Kebutuhan dasar diserahkan sebagai wujud kepedulian dan bagian HUT ke-88 ANTARA.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
LKBN ANTARA Serahkan Bantuan Pengungsi Pidie Jaya, Ringankan Beban Korban Bencana Aceh
LKBN ANTARA Biro Aceh salurkan Bantuan Pengungsi Pidie Jaya di Gampong Geunteng, Meurah Dua. Kebutuhan dasar diserahkan sebagai wujud kepedulian dan bagian HUT ke-88 ANTARA. (AntaraNews)

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Aceh telah menyalurkan Bantuan Pengungsi Pidie Jaya. Bantuan kebutuhan dasar ini diberikan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Penyerahan bantuan berlangsung di tenda pengungsian Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, pada Minggu (14/12).

Kepala LKBN ANTARA Biro Aceh, Febrianto Budi Anggoro, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada Keuchik Gampong Geunteng, Usman. Aksi kemanusiaan ini bertujuan meringankan beban pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencarian mereka. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak para korban bencana.

Selain didorong rasa kemanusiaan, penyaluran Bantuan Pengungsi Pidie Jaya ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-88 LKBN ANTARA. Febrianto Budi Anggoro menyatakan, "Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyalurkan bantuan untuk membantu kebutuhan dasar bagi pengungsi di sini." Ini adalah wujud nyata kepedulian media terhadap masyarakat di tengah musibah.

Bantuan yang diserahkan oleh LKBN ANTARA Biro Aceh untuk pengungsi Pidie Jaya meliputi beragam kebutuhan pokok dan sanitasi. Bahan pangan yang disalurkan terdiri dari 15 sak beras, tiga dus mi instan, serta delapan dus makanan ringan dan susu khusus untuk anak-anak. Kebutuhan dasar ini sangat penting untuk menjaga asupan gizi para pengungsi.

Selain itu, bantuan juga mencakup lima dus popok bayi dan pembalut, tiga dus keperluan sanitasi, serta enam lusin perlengkapan dalam untuk pria dan wanita dewasa. Sebanyak 13 unit lampu darurat juga diberikan untuk penerangan di tenda-tenda pengungsian. Kelengkapan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan kebersihan di lokasi pengungsian.

Febrianto Budi Anggoro, yang akrab disapa Rian, menjelaskan bahwa Bantuan Pengungsi Pidie Jaya ini merupakan hasil sumbangan kolektif. Donasi terkumpul dari Biro Aceh, seluruh karyawan, hingga para koresponden yang bertugas di wilayah tersebut. "Bantuan ini tidak seberapa, mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban masyarakat terdampak," ujarnya.

Keuchik Gampong Geunteng, Usman, mengungkapkan bahwa desanya memiliki 220 kepala keluarga (KK) atau 697 jiwa yang terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, sebanyak 553 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia, namun 15 orang mengalami luka ringan akibat bencana ini.

Kerusakan infrastruktur dan fasilitas juga cukup parah di Gampong Geunteng. Tercatat 65 unit rumah mengalami rusak berat dan tertimbun longsor, 46 unit rusak sedang, dan 47 unit rusak ringan. Selain itu, dua hektare persawahan dan 12 hektare perkebunan warga juga ikut terdampak. Kerugian ini tentu sangat memukul perekonomian masyarakat.

Penyaluran donasi ini didorong atas rasa kemanusiaan yang kuat, terutama karena wartawan selama ini turut memantau dan mengabarkan langsung musibah besar ini, termasuk kondisi pengungsi di Pidie Jaya. "Sebagai wartawan kita memiliki rasa kemanusiaan. Bukan sekedar mengabarkan bencana, apalagi rumah wartawan juga banyak yang terdampak langsung," kata Rian.

Beberapa jurnalis ANTARA Biro Aceh juga ikut terdampak bencana hidrometeorologi ini, termasuk Mira Ulfa di Pidie, Kurnia Muhadi di Aceh Tengah, Tri Vanny di Lhokseumawe, Hayaturrahmah di Aceh Timur, dan Dede Harison di Aceh Tamiang. Kepada mereka, bantuan kedaruratan atau masa panik telah diberikan pada awal bencana melanda. LKBN ANTARA Pusat juga sedang menyiapkan bantuan lanjutan kepada wartawannya serta masyarakat yang terdampak langsung di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Keuchik Geunteng, Usman, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas Bantuan Pengungsi Pidie Jaya yang diberikan oleh LKBN ANTARA. "Terima kasih atas bantuan dari kantor berita ANTARA, ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami doakan semua wartawan dan karyawan ANTARA selalu dalam keadaan sehat dan dimudahkan rezekinya," kata Usman.

Febrianto Budi Anggoro berharap agar masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pidie Jaya, serta Aceh secara umum, termasuk para penerima bantuan pengungsi Pidie Jaya, tetap kuat menghadapi ujian ini. Dia juga mengajak agar masyarakat terus bersemangat untuk bangkit kembali dari keterpurukan. "Tetaplah selalu kuat menghadapi semua ini, Insya Allah dibalik ini ada hikmahnya. Kita terus mendoakan yang terbaik," tutup Rian.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi