Pertamina Dukung Pemulihan Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Wujud Komitmen Sosial
SKK Migas dan Pertamina Regional Jawa berkomitmen penuh dukung pemulihan banjir serta tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar, menyalurkan bantuan darurat dan kesehatan.
SKK Migas dan Subholding Upstream Pertamina Regional Jawa secara aktif menyatakan komitmen mereka untuk mendukung pemulihan daerah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Wilayah yang menjadi fokus utama meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mengalami dampak signifikan. Inisiatif ini menunjukkan peran serta perusahaan dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.
Bantuan kemanusiaan tanggap darurat telah disalurkan pada tanggal 4 Desember 2025 kepada masyarakat di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, serta wilayah sekitarnya. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara SKK Migas, Subholding Upstream Pertamina Regional Jawa, dan Pertamina Hulu Rokan Regional Sumatera. Mereka berupaya memastikan kebutuhan dasar para penyintas dapat terpenuhi secepatnya.
Manager Communication, Relations & CID Pertamina Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, menegaskan bahwa komitmen sosial ini bukan hanya sekadar wacana. Ia menekankan bahwa hal tersebut dapat diwujudkan melalui kerja kolaboratif yang kuat dan ketangguhan tim di lapangan dalam menghadapi situasi darurat.
Penyaluran Bantuan Awal dan Jenis Dukungan Pertamina
Penyaluran bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh SKK Migas dan Pertamina menjadi langkah awal penting dalam rangkaian dukungan berkelanjutan. Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana. Fokus utama adalah memastikan ketersediaan logistik esensial bagi para korban banjir dan tanah longsor.
Berbagai jenis bantuan telah disiapkan dan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di wilayah Aceh Tamiang. Perlengkapan sandang seperti sarung, handuk, selimut, dan pakaian menjadi prioritas untuk menjaga kenyamanan para penyintas. Kebutuhan pangan juga tidak luput dari perhatian, dengan penyediaan air mineral, minyak goreng, serta susu untuk asupan gizi yang memadai.
Selain itu, aspek sanitasi juga diperhatikan secara serius untuk mencegah penyebaran penyakit di lokasi pengungsian. Bantuan berupa pasta gigi, sikat gigi, dan pembalut wanita disediakan guna menjaga kebersihan diri masyarakat. Pertamina EP juga turut menyalurkan berbagai obat-obatan kategori umum untuk membantu menjaga kesehatan para penyintas di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan.
Wujud Komitmen dan Kehadiran di Tengah Krisis
Bagi Pertamina, dukungan yang diberikan ini bukan sekadar penyaluran logistik semata, melainkan merupakan wujud nyata dari komitmen mendampingi masyarakat dalam masa sulit. Kehadiran perusahaan diharapkan mampu memberikan penguatan moral dan dukungan praktis bagi warga yang tengah berjuang melewati situasi krisis. Ini menunjukkan kepedulian Pertamina terhadap kondisi sosial masyarakat.
Pinto Budi Bowo Laksono menjelaskan bahwa bantuan ini adalah hasil kerja keras dan kepedulian rekan-rekan tim di lapangan. Ia menyampaikan, “Bantuan ini adalah hasil kerja keras dan kepedulian rekan-rekan yang memastikan setiap kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi. Mereka tidak hanya mengirimkan bantuan, tetapi hadir mendampingi masyarakat di tengah situasi sulit.” Pernyataan ini menegaskan dedikasi tim Pertamina.
Tim Pertamina memastikan bahwa setiap kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi melalui koordinasi yang efektif. Mereka tidak hanya fokus pada distribusi barang, tetapi juga pada kehadiran langsung di lokasi bencana. Hal ini menciptakan ikatan emosional dan kepercayaan antara perusahaan dengan masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Komitmen Berkelanjutan dan Sinergi Pemulihan
Pertamina EP menegaskan bahwa penyaluran bantuan di Aceh Tamiang hanyalah awal dari komitmen berkelanjutan mereka. Perusahaan akan terus mendukung masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah lain di Sumatra. Langkah ini menunjukkan visi jangka panjang Pertamina dalam membantu proses pemulihan pascabencana.
Ke depan, Pertamina berencana untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya pemulihan. Mereka juga menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk mendukung proses pemulihan sosial dan pembangunan kembali di titik-titik terdampak lainnya. Ini mencakup perencanaan strategis untuk memastikan bantuan yang diberikan efektif dan berkelanjutan.
Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah yang terkena dampak. Komitmen Pertamina untuk mendukung pemulihan banjir di Sumatra mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan. Mereka berupaya memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Sumber: AntaraNews