PGN Kirim Bantuan Pangan dan Obat-obatan, Ringankan Beban Korban Banjir Sumatera
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) bergerak cepat menyalurkan PGN Bantuan Banjir Sumatera senilai Rp180 juta berupa pangan dan obat-obatan, meringankan beban korban di Sumatera Utara dan Aceh.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Bantuan tahap pertama senilai Rp180 juta ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Distribusi segera dilakukan ke lokasi terdampak, khususnya di Sumatera Utara dan Aceh.
Bantuan tersebut mencakup logistik penting seperti kebutuhan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan bagi ibu dan anak. Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Pertamina Peduli yang melibatkan seluruh Subholding Pertamina. PGN berkomitmen untuk meringankan beban berat yang dihadapi oleh masyarakat terdampak bencana.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah ini. "Kami turut berduka atas musibah yang terjadi dan merasakan betul beratnya kondisi yang dihadapi masyarakat," ujarnya. PGN bersama mitra terkait bergotong royong memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan.
Fokus Bantuan dan Distribusi Awal PGN
Bantuan tahap pertama yang disalurkan PGN memiliki fokus utama pada pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat terdampak. Ini mencakup paket pangan esensial seperti beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, dan telur. Ketersediaan makanan siap saji juga menjadi prioritas untuk korban banjir di Sumatera Utara.
Selain itu, PGN juga menyediakan berbagai obat-obatan dasar untuk penanganan kesehatan awal. Perlengkapan bagi ibu dan anak, termasuk popok bayi dan pembalut, turut menjadi bagian penting dari bantuan ini. Hal ini memastikan kebutuhan mendesak warga dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat di lokasi bencana.
Fajriyah Usman menjelaskan bahwa bantuan PGN ini didistribusikan ke wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kebutuhan paling mendesak para korban pada tahap awal penanganan bencana. PGN berupaya agar bantuan darurat ini dapat segera sampai ke tangan masyarakat.
Dukungan Logistik dan Koordinasi Lintas Wilayah
Selain bantuan yang bersumber dari wilayah Sumatera Utara, PGN juga mengirimkan dukungan logistik tambahan dari Jakarta. Pengiriman ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan kelancaran proses. Kerja sama erat dijalin dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemangku kepentingan terkait.
Pengiriman bantuan dari Jakarta memanfaatkan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma. Ini menunjukkan keseriusan PGN dalam menjangkau wilayah terdampak secara cepat dan efisien. Dukungan logistik ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi di lokasi bencana.
Fajriyah menambahkan bahwa bantuan akan disalurkan ke tiga wilayah secara bertahap, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal ini bertujuan agar dukungan logistik dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan bantuan. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus mendukung upaya percepatan penanganan bencana di daerah terdampak," tutup Fajriyah.
Sumber: AntaraNews