Menteri Kebudayaan Serahkan Bantuan Pemulihan Banjir di Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau dan menyerahkan bantuan pemulihan banjir di Institut Jam'iyah Mahmudiyah, Langkat, menegaskan komitmen pemerintah terhadap pendidikan dan cagar budaya pasca-bencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menteri Kebudayaan Serahkan Bantuan Pemulihan Banjir di Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau dan menyerahkan bantuan pemulihan banjir di Institut Jam'iyah Mahmudiyah, Langkat, menegaskan komitmen pemerintah terhadap pendidikan dan cagar budaya pasca-bencana. (AntaraNews)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melakukan kunjungan kerja ke kawasan Institut Jam'iyah Mahmudiyah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung wilayah yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon secara simbolis menyerahkan bantuan bagi lembaga pendidikan dan kawasan cagar budaya di daerah itu. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pemulihan pasca-bencana.

Kunjungan yang berlangsung pada Minggu (8/3) ini juga menjadi momen silaturahmi dengan masyarakat serta civitas akademika. Institut Jam'iyah Mahmudiyah dikenal sebagai pusat pendidikan Islam bersejarah yang memiliki peran penting.

Fadli Zon tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga meninjau beberapa situs bersejarah di sekitar Institut Jam'iyah Mahmudiyah. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kolam Raja, tempat pemandian para raja Kesultanan Langkat. Ia juga berziarah ke pusara Pahlawan Nasional Tengku Amir Hamzah, penyair besar Angkatan Pujangga Baru.

Menurut siaran pers yang diterima di Jakarta pada Minggu, Fadli Zon mengungkapkan rasa syukurnya dapat bersilaturahmi dengan masyarakat setempat, terutama di bulan Ramadhan. Ia menekankan bahwa kawasan ini kaya akan nilai sejarah dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Menteri Kebudayaan juga menyoroti dampak banjir yang melanda kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa musibah ini menunjukkan potensi bencana di wilayah yang pada kondisi normal terlihat biasa saja. Air bahkan sempat naik cukup tinggi, menjadikan tempat ini lokasi pengungsian sementara.

Meskipun menghadapi tantangan bencana, Fadli Zon menegaskan bahwa institusi pendidikan di kawasan tersebut memiliki peran vital. Lembaga ini berkontribusi dalam melahirkan sumber daya manusia unggul bagi bangsa Indonesia.

Institut Jam'iyah Mahmudiyah, bersama madrasah di sekitarnya, telah menjadi bagian integral dari sejarah pendidikan nasional. Kawasan ini berkembang sebagai pusat pembelajaran Islam sejak awal abad ke-20 pada masa Kesultanan Langkat.

Sejak pendiriannya, Jam'iyah Mahmudiyah menarik pelajar dari berbagai daerah di Nusantara hingga Asia Tenggara. Peranannya sangat signifikan dalam perkembangan intelektual dan pendidikan Islam di wilayah Sumatra Timur. Hingga kini, kawasan tersebut tetap berfungsi sebagai lingkungan pendidikan aktif.

Sebagai wujud kepedulian pemerintah, Kementerian Kebudayaan memberikan dukungan bantuan secara simbolis. Bantuan sebelumnya juga telah disalurkan untuk renovasi Madrasah Tsanawiyah di kawasan tersebut.

Kementerian Kebudayaan berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar dan optimal melalui bantuan ini. Tujuannya adalah agar kegiatan pendidikan serta pelestarian nilai-nilai budaya di Jam'iyah Mahmudiyah dapat terus berlangsung.

Kawasan pendidikan ini telah melahirkan sejumlah tokoh nasional terkemuka. Di antaranya adalah Adam Malik, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia dan Menteri Luar Negeri, serta Tengku Amir Hamzah, pahlawan nasional dan penyair besar. Tokoh lain seperti Fahri Salim, kontributor penulisan Mushaf Alquran, dan Imaduddin Abdurrahim, ulama pengembang dakwah intelektual, juga memiliki kaitan erat dengan lembaga ini.

Fadli Zon menyampaikan harapannya agar Institut Jam'iyah Mahmudiyah dan lembaga pendidikan di sekitarnya terus maju. Ia berharap mereka dapat terus melahirkan generasi unggul yang berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi