Sorot
{{caption}}
Kabut Putih Masuk ke Rumah Bikin Panik Warga Tuban, Terungkap Penyebabnya

{{caption}}
Daftar 10 Saham Top Gainers Sepekan, Ada BREN, GULA, BBHI hingga CUAN

{{caption}}
Fakta yang Baru Terungkap, Kondisi di Bawah Jalan Lenteng Agung

{{caption}}
Jemaah Haji Ungkap Layanan di Tenda Mina, Ini yang Paling Berkesan

{{caption}}
Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'

{{caption}}
Tinggalkan Paris, Gestur Tak Terduga Prabowo ke Pengawal Prancis Jadi Sorotan

Topik Terkait
{{caption}}
Kemendag: Harga Referensi CPO Melonjak, Dipicu Permintaan India dan China

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan kenaikan Harga Referensi CPO untuk Maret 2026, didorong oleh peningkatan permintaan signifikan dari India dan China serta terbatasnya pasokan global.

{{caption}}
Harga Referensi Biji Kakao Anjlok 29 Persen, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan Harga Referensi Biji Kakao untuk periode Maret 2026 mengalami penurunan signifikan. Anjloknya harga ini dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan pasokan global.

{{caption}}
Kemendag Tetapkan Harga Referensi CPO dan Biji Kakao untuk November 2025

Sumber penetapan HR CPO diperoleh dari rata-rata harga selama periode 20 September—19 Oktober 2025.

{{caption}}
Fakta Unik: Harga Referensi Kakao Anjlok 8,76 Persen di Oktober 2025, Apa Pemicunya?

Kementerian Perdagangan mengumumkan Harga Referensi Kakao anjlok 8,76 persen untuk Oktober 2025. Penurunan ini dipicu pasokan melimpah tanpa diimbangi permintaan, memicu pertanyaan tentang dampaknya.

{{caption}}
Indonesia Kini Punya Bursa Komoditi Berjangka, Bisa Jadi Referensi Harga CPO

Adanya bursa ini diharapkan dapat mendukung transparansi dan efektivitas dalam perdagangan komoditi di Indonesia.

{{caption}}
Harga Referensi CPO Periode September Naik

Penetapan HR CPO berasal dari rata-rata harga selama periode 25 Juli—24 Agustus 2024 .

{{caption}}
Harga TBS Sawit Aceh: Petani Rugi Ratusan Rupiah per Kilo, Apkasindo Sesalkan PKS Abaikan Ketetapan Pemerintah

Apkasindo Aceh Barat Daya menyayangkan praktik PKS yang membeli Harga TBS Sawit Aceh di bawah ketetapan resmi, merugikan petani ratusan rupiah per kilogram. Mengapa kondisi ini terus berulang?