Perum Bulog menunjukkan respons cepat dengan menyalurkan 200 paket bantuan pangan dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Bantuan ini ditujukan bagi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Langkah ini merupakan upaya konkret Bulog dalam memastikan ketersediaan pangan di masa darurat bencana.
Direktur SDM dan Umum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menegaskan bahwa kehadiran BUMN pangan ini adalah wujud tanggung jawab sosial. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan dukungan pengelolaan CPPD. Ini memastikan negara hadir untuk warganya dalam kondisi paling sulit.
Bantuan tersebut disalurkan langsung ke titik-titik pengungsian seperti SMP Negeri 2 Pronojiwo dan SDN 04 Supiturang. Selain 200 paket komoditi pangan, Bulog juga menyalurkan 1.200 kilogram beras CPPD untuk dapur umum. Hal ini bertujuan meringankan beban para penyintas dan menjaga ketahanan pangan di wilayah terdampak.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Bulog dalam Penanganan Bencana Erupsi Semeru
Sudarsono Hardjosoekarto menekankan peran Bulog dalam situasi bencana. Ini bukan hanya kewajiban institusional, tetapi juga panggilan tanggung jawab sosial. "Bulog akan selalu berada di garis depan ketika masyarakat membutuhkan," ujarnya.
Melalui program TJSL dan dukungan pengelolaan CPPD, Bulog memastikan kehadiran negara bagi warganya. Prinsip yang dipegang adalah cepat merespons, tepat menyalurkan, dan terus menjaga ketahanan pangan. Ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menghadapi situasi darurat.
Kantor Wilayah Jawa Timur Bulog bergerak cepat menyalurkan **Bantuan Bulog Erupsi Semeru**. Penyaluran ini dilakukan melalui program Bulog Peduli Bencana dan dukungan penyaluran CPPD Dinas Sosial Jawa Timur. Langkah ini menegaskan kehadiran Bulog untuk memastikan akses pangan masyarakat tetap terjamin.
Advertisement
Erupsi Gunung Semeru dalam beberapa hari terakhir menyebabkan ratusan warga mengungsi dan menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar. Kondisi ini mendorong Bulog untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga. Terutama di wilayah terdampak seperti Kecamatan Pronojiwo yang menjadi salah satu titik prioritas penanganan.
Advertisement
Detail Penyaluran Bantuan Pangan untuk Korban Semeru
Program Bulog Peduli Bencana menyalurkan sebanyak 200 paket komoditi pangan. Setiap paket terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 1 liter minyak goreng. Bantuan ini disalurkan langsung kepada warga di pos pengungsian.
Titik penyaluran utama adalah SMP Negeri 2 Pronojiwo dan SDN 04 Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kedua lokasi ini menampung banyak penyintas bencana erupsi Semeru. "Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat menjadi dukungan langsung bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit," ucap Sudarsono.
Selain paket bantuan tersebut, Bulog juga mengeluarkan 1.200 kilogram beras CPPD milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Beras ini diambil dari Komplek Pergudangan Besuk, Lumajang. Kemudian disalurkan oleh Dinas Sosial untuk kebutuhan dapur umum di lokasi pengungsian.
Advertisement
Wakil Pemimpin Bulog Wilayah Jawa Timur, Sugeng Hardono, menambahkan bahwa bantuan ini merupakan langkah nyata. Tujuannya adalah meringankan beban para penyintas serta memastikan kebutuhan pangan mereka tetap terpenuhi. "Kami bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak terpenuhi," ujarnya.
Advertisement
Komitmen Jangka Panjang dan Kolaborasi Bulog
Program TJSL Bulog Peduli Bencana menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan. Program ini bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat. Ini mencerminkan visi Bulog sebagai BUMN pangan yang peduli.
Sugeng Hardono menegaskan komitmen Bulog untuk terus memperkuat kolaborasi dan respons cepat. Hal ini guna membangun ketangguhan pangan nasional melalui aksi nyata yang berkelanjutan. Terutama dalam situasi darurat bencana yang memerlukan penanganan sigap.
Diketahui, Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, mengeluarkan abu panas (erupsi) pada Rabu (19/11). Kejadian ini dilanjutkan dengan banjir lahar dingin di Kali Lanang yang berada di area Semeru, akibat hujan intensitas tinggi. Peristiwa ini memicu kebutuhan mendesak akan **Bantuan Bulog Erupsi Semeru**.
Advertisement
Sumber: AntaraNews