Jasa Marga Bakal Perluas Layanan Biosolar B50 ke Jaringan Rest Area Tol

ehadiran Biosolar B50 ini merupakan kelanjutan dari program biodiesel nasional sebelumnya, yaitu B35 dan B40.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Jasa Marga Bakal Perluas Layanan Biosolar B50 ke Jaringan Rest Area Tol
<p>Suasana antrean BBM di SPBU rest area 207 Tol Palikanci Cirebon. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)</p>

PT Jasa Marga (Persero) bakal memperluas penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar B50 ke seluruh jaringan rest area strategis di wilayah kelolaannya. Langkah masif ini diambil guna memperkuat peran perseroan dalam membangun ekosistem transportasi publik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai titik awal dari ekspansi ini, Jasa Marga telah memfasilitasi Peresmian Implementasi Biosolar B50 oleh Presiden Republik Indonesia yang diselenggarakan di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (9/7).

Rest Area KM 57A yang dikelola bersama mitra ini merupakan salah satu simpul paling krusial di jaringan jalan tol Jasa Marga Group. Terletak di koridor utama mobilitas masyarakat dan jalur logistik nasional, serta terhubung langsung dengan akses Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), rest area ini memegang peranan penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus menyediakan energi bagi para pengguna jalan tol.

Kehadiran Biosolar B50 ini merupakan kelanjutan dari program biodiesel nasional sebelumnya, yaitu B35 dan B40. Demi kelancaran perluasan program ini, Jasa Marga terus memperkuat koordinasi dengan PT Pertamina (Persero) serta para mitra pengelola SPBU di lingkungan Jasa Marga Group untuk menjamin kesiapan fasilitas, keandalan pasokan, dan kelancaran operasional di lapangan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menegaskan bahwa kesiapan jaringan jalan tol dalam mengadopsi Biosolar B50 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan infrastruktur yang adaptif terhadap masa depan.

"Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga memastikan ekosistem infrastruktur pendukung jalan tol mampu beradaptasi dengan kebutuhan transportasi masa depan. Melalui kesiapan rest area dan sinergi bersama Pertamina, kami mendukung implementasi Biosolar B50 agar pengguna jalan, termasuk kendaraan logistik, dapat mengakses layanan energi yang sejalan dengan agenda transisi energi nasional," ujar Rivan di Jakarta, Jumat (10/7).

Kolaborasi dengan Pertamina

Rivan menambahkan, langkah ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang kini terus diintegrasikan ke dalam pengelolaan bisnis perusahaan agar lebih responsif terhadap isu keberlanjutan.

"Dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk berkontribusi dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong transportasi yang lebih berkelanjutan. Kami percaya rest area memiliki peran yang semakin strategis, bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai simpul layanan yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan transisi energi,” tambahnya.

Ke depan, penyediaan Biosolar B50 ini akan diimplementasikan secara bertahap pada titik-titik SPBU di koridor rest arearuas tol Jasa Marga Group lainnya dengan tetap menyesuaikan regulasi teknis yang berlaku. Lewat transformasi ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pemangku kepentingan demi mendukung ketahanan energi nasional.

Rekomendasi