Kader PSI Dian Sandi Minta Maaf ke Jokowi soal Unggah Ijazah ke Medsos
Dian mengaku tidak ada arahan dari Jokowi maupun Kaesang Pangarep (Ketua Umum PSI) untuk mengunggah foto ijazah.
Dian Sandi Utama, pengunggah foto ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di media sosial meminta maaf. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu datang langsung menemui Jokowi di kediaman pribadi Jalan Kutai Utara No 01, Sumber Solo, Kamis (22/5) petang.
"Saya tadi berangkat dari Jakarta setelah pengumuman dari Bareskrim itu. Saya datang saya sengaja untuk, terutama yang berkaitan dengan saya. Saya ingin meminta maaf kepada bapak karena telah memposting ijazah beliau tanpa izin. Alhamdulillahnya bapak tidak apa-apa dan beliau juga mengatakan bahwa memang itu ijazah yang dipunyai oleh beliau sesuai yang saya posting. Jadi kedatangan saya hanya itu saja," ujar Dian seusai bertemu Jokowi.
"Kemudian nanti kita tinggal tunggu proses hukum yang sedang akan berjalan akan seperti apa. Semua di luar daripada kapasitas saya untuk menjawab itu," imbuhnya.
Dian mengaku tidak ada arahan dari Jokowi maupun Kaesang Pangarep (Ketua Umum PSI) untuk mengunggah foto ijazah tersebut.
"Betul, tidak ada arahan sama sekali. Karena itulah saya datang ke sini untuk minta maaf," ungkapnya.
Bersyukur Unggahanya Bukan Hoaks
Justru, dia bersyukur setelah Bareskrim menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli.
"Ya tentu saya bersyukurlah ya karena di pengumuman itu juga mengartikan bahwa saya tidak menyebarkan hoaks, artinya itu saja sih," tandasnya.
Disinggung terkait laporan ke kepolisian, Ketua DPW PSI Nusa Tenggara Barat (NTB) mengaku belum mengetahui perkembangannya.
"Kan sampai hari ini saya juga belum tahu perkembangannya. Tapi yang pasti gugur itu kan adalah yang berkaitan dengan yang ada di Mabes sama di Bareskrim. Kalau yang di Polda Metro Jaya saya tidak bisa komentar. Saya pun kalau diundang pasti akan hadir. Kenapa yang di Bareskrim, karena kan saya dilaporkan di Bareskrim. Setelah dinyatakan asli, ya tentunya itu gugur. Saya juga tidak akan menuntut balik," katanya lagi.
Dian menambahkan, Jokowi secara khusus tidak menanyakan asal usul ijazah yang diunggahnya tersebut.
"Bapak enggak tanya dapat ijazah itu dari mana. Karena mungkin pak Jokowi juga tahu pernah diposting UGM juga kan. Mungkin apa namanya pertemuan sama teman-temannya. Enggak ada ditanyakan sama bapak, saya hanya minta maaf saja," pungkasnya.
Tidak Niat Mempermalukan
Dian mengaku baru pertama kali datang ke rumah Jokowi di Solo. Ia juga mengaku baru pertama kali bertemu secara langsung dengan ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Saya baru kali ini, bahkan bersalaman dengan Pak Jokowi pun baru pertama kali. Kalau dulu pernah ketemu hanya di acara partai saja," katanya.
Usai bertemu Jokowi, lanjut Dian, dirinya merasa lega. Karena permohonan maafnya diterima oleh Jokowi.
"Ya beliau memaafkanlah, tentu karena niat saya memang tidak pernah untuk mempermalukan beliau. Niat saya hanya ingin agar itu terang dan segera selesai, agar orang-orang yang memfitnah bapak ini tidak seperti yang kemarin-kemarin itu. Kan itu harkat martabat orang di situ," ucapnya.