Hadiri Pemeriksaan Ijazah Palsu Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Ungkap Tak Ada Arahan dari Ketum Kaesang Pangarep

Dian menyatakan kehadirannya sebagai bentuk ketaatan hukum sebagai warga negara.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Hadiri Pemeriksaan Ijazah Palsu Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Ungkap Tak Ada Arahan dari Ketum Kaesang Pangarep
Kader PSI Dian Sandi (Liputan6.com)

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (19/5), guna memenuhi panggilan klarifikasi sebagai saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait tudingan ijazah palsu.

Dian menyatakan kehadirannya sebagai bentuk ketaatan hukum sebagai warga negara.

"Sesuai dengan surat yang saya terima itu undangan klarifikasi terkait dengan laporan Pak Jokowi. Keterangan saya saat ini sedang dibutuhkan," kata dia kepada wartawan.

Dia memastikan akan kooperatif dalam pemeriksaan dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

"Pasti saya akan terbuka sama pihak kepolisian, saya percaya pekerjaan profesional dan ke depannya semua ini sesuai dengan yang saya sampaikan dari awal, saya ingin semua ini berakhir," ujarnya.

Bukan Arahan Ketum PSI

Dian mengaku terdorong oleh nurani untuk mengungkap kebenaran, serta menyesalkan hinaan yang ditujukan kepada Presiden Jokowi di media sosial terkait isu ijazah palsu.

"Hari ini saya terpanggil karena hati nurani saya, saya akan membuka kebenaran ini. Saya sudah melakukan riset dari awal. Saya bukannya memasang badan untuk Pak Jokowi, tapi saya sedih Pak Jokowi digitukan oleh mereka," tegasnya.

"Seperti yang disampaikan oleh Pak Jokowi, dihina-hina dan segala macam. Saya akan lawan mereka sampai kapan pun akan saya lawan, terutama untuk Roy Suryo dan Dr. Tifa, itu mereka tidak bisa dipegang omongannya," sambung Dian.

Ia mengungkapkan, langkahnya membela Jokowi bukan merupakan arahan dari PSI ataupun Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

"Saya dari awal tidak bergerak dari PSI, tidak ada arahan dari Ketum Kaesang, apalagi dari Pak Jokowi. Saya bergerak atas nama pribadi, ini atas inisiatif saya sendiri," tandasnya.

Rekomendasi