Kekayaan Elon Musk 'Hilang' Rp323 Triliun, Ini Penyebabnya

Tesla jatuh hingga 14,1 persen usai laporan kuartalan. Kekayaan Elon Musk ikut terkoreksi. Analis menagih bukti proyek robotaxi dan Optimus.

Cahya Alena Fauza
Oleh Cahya Alena Fauza - Reporter
Kekayaan Elon Musk 'Hilang' Rp323 Triliun, Ini Penyebabnya
Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool via AP, File)

Saham Tesla merosot hingga 14,1 persen pada perdagangan Kamis siang (23/7/2026), penurunan satu hari terdalam sejak 5 Juni 2025 yang saat itu mencapai 14,2 persen, dilansir dari Yahoo! Finance, Jumat (24/7/2026). Koreksi tajam ini ikut menyeret kekayaan Elon Musk.

Kekayaan Elon Musk kembali menyusut lebih dari USD 18 miliar, atau sekitar Rp323,4 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.969 per USD.

Yahoo! Finance memperkirakan pemangkasan mencapai USD 18,6 miliar (sekitar Rp334,2 triliun) sehingga kekayaan bersihnya menjadi USD 731,7 miliar (sekitar Rp13,1 kuadriliun). Meski demikian, ia tetap di posisi teratas orang terkaya dunia, di atas co-founder Google Larry Page dengan USD 263,8 miliar (sekitar Rp4,7 kuadriliun) dan pendiri Amazon Jeff Bezos dengan USD 245,4 miliar (sekitar Rp4,4 kuadriliun).

Rekor Kejatuhan Saham dan Erosi Kekayaan Musk

Laju koreksi terbaru menambah tekanan pada harta Elon Musk yang sudah tergerus sejak gelombang penjualan besar-besaran dalam beberapa pekan terakhir.

Sejak Initial Public Offering (IPO) SpaceX yang sempat menjadikannya triliuner dengan kekayaan USD 1,4 triliun (sekitar Rp25,1 kuadriliun), kekayaan Musk telah terkikis lebih dari USD 700 miliar, atau sekitar Rp12.594 triliun.

Gelombang penjualan setelah IPO itu membuat kekayaan bersihnya turun di bawah level sebelum IPO.

Pendapatan Mengungguli Perkiraan, Laba Meleset Jauh

Kemerosotan terbaru terjadi setelah laporan keuangan kuartalan Tesla dirilis pada Rabu (22/7/2026). Produsen mobil listrik tersebut membukukan pendapatan USD 28,2 miliar (sekitar Rp 506,7 triliun), lebih tinggi dari estimasi analis USD 27,2 miliar (sekitar Rp488,8 triliun).

Namun, laba per saham yang dicatat jauh di bawah proyeksi. Dari perkiraan 55 sen, Tesla hanya membukukan 33 sen.

Direktur Keuangan Vaibhav Taneja dalam konferensi laporan keuangan menegaskan rencana Tesla untuk menghabiskan sebanyak USD 25 miliar (sekitar Rp449,2 triliun) pada tahun ini, dan jumlah itu akan bertambah pada tahun berikutnya.

Investor Menagih Bukti Robotaxi dan Optimus

Penurunan saham memicu spekulasi dari pemegang saham ihwal apakah Elon Musk akan merilis pembaruan terkait robot humanoid Optimus dan rencana bisnis robotaxi. Menjelang rilis kinerja, banyak pihak juga mempertanyakan alasan penundaan rencana robotaxi.

Dari Wall Street, analis Morgan Stanley menilai pengeluaran Tesla merupakan investasi penting, namun perusahaan diminta segera menunjukkan capaian nyata dari program robotaxi dan Optimus.

Sentimen serupa datang dari Canaccord Genuity yang menyatakan ingin melihat penyebaran robotaxi dalam enam bulan ke depan seiring Tesla meningkatkan strategi AI.

Wacana Merger Tesla–SpaceX dan Respons Elon Musk

Analis Canaccord juga menyuarakan harapan agar momentum ke arah penggabungan Tesla dan SpaceX kian menguat. Dalam konferensi yang sama, Elon Musk menolak menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan penggabungan dua perusahaannya.

"Kami tidak bisa membicarakan tentang penggabungan perusahaan dalam konferensi keuangan. Ini harus dilakukan melalui proses yang sesuai," ujar Elon Musk.

Kendati demikian, ia mengungkap adanya semakin banyak tumpang tindih antara Tesla dan SpaceX. Musk merujuk pada integrasi Starlink ke dalam Cybertrucks serta TeraFab, sebuah upaya yang direncanakan untuk memproduksi chip AI antara Tesla, SpaceX, dan xAI, yang kini menjadi anak perusahaan SpaceX.

Roket Starship milik SpaceX meluncurkan penerbangan percobaan ke-13 pada Kamis (23/7/2026), penerbangan pertama sejak IPO bulan lalu.

Pekan sebelumnya, peluncuran dibatalkan karena mesin roket gagal menyala. Kejadian itu memicu penurunan saham SpaceX lebih dari 4% dan memangkas kekayaan Elon Musk lebih dari US$ 45 miliar (sekitar Rp 807,2 triliun).

Rekomendasi