Jokowi Ingin Bikin Partai Super Tbk, Golkar Ingatkan Harus Sesuai Aturan
Adies Kadir mengingatkan, jika ingin membentuk partai harus sesuai dengan perundang-undangan.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir menilai, sah-sah saja gagasan yang dicanangkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk partai super Tbk.
Namun, dia mengingatkan, jika ingin membentuk partai harus sesuai dengan perundang-undangan.
"Sah-sah saja setiap orang berhak membuat partai politik di Indonesia asalkan memenuhi syarat-syarat, syarat-syaratnya terpenuhi. Mau model apa partainya, mau terbuka, mau tertutup, ya terserah mereka. Mereka pendirinya mau seperti apa arah partainya. Silahkan saja. Ini baik, tapi harus sesuai dengan peraturan Undang-Undang," kata Adies, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3).
Lebih lanjut, Adies menyampaikan, Partai Golkar sangat terbuka jika siapapun ingin bergabung dengan partai berlambang pohon beringin itu.
"Di Golkar ini kan terbuka ya. Kita selalu sampaikan, Partai Golkar ini terbuka. Siapapun mau bergabung, kita bukakan pintu seluas-luasnya. Kalau mau bergabung monggo," ujar dia.
Wacana Partai Super Tbk
Jokowi mengaku, sempat membahas tentang pembentukan partai super Tbk (terbuka) dengan para relawan. Termasuk salah satunya dengan Ketum Projo sekaligus Menteri Koperasi Budi Arie.
"Ada ide gagasan untuk membuat partai super Tbk yang saya sampaikan ke relawan-relawan. Tanggapannya seperti apa," ujar Jokowi, di Solo, Rabu, (5/3).
Sementara itu, dia juga tidak menampik terkait Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengubah sistem partai menjadi 'PSI Perorangan' mengambil dari gagasannya. Ia menyebut partai politik lain akan menjadi parpol yang lebih baik jika dikonsep yang sama.
"Gagasan ini ternyata sudah diambil, diakomodir oleh PSI Kurang lebih menurut saya konsepnya hampir sama. Mirip tapi dimodifikasi sedikit oleh PSI," ungkapnya.