Bara JP Sebut Jokowi Bisa Saja Bergabung ke PSI, Ini Alasannya
Utje menduga, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan mengadopsi konsep dari Partai Super Tbk itu.
Ketua Umum Bara JP Utje Gustaaf Patty usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/10/2023). Bara JP resmi mendukung pasangan Prabowo-Gibran dalam pilpres 2024. (Liputan6.com/Lizsa Egaham)
(@ 2023 merdeka.com)Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Utje Gustaaf Patty, menanggapi wacana pembentukan Partai Super Tbk yang dikabarkan akan memiliki sistem keanggotaan terbuka serta konsep operasional berbasis virtual. Menurutnya, konsep ini masih dalam tahap wacana, tetapi memiliki potensi besar di masa depan.
Bahkan, dia menduga, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan mengadopsi konsep dari Partai Super Tbk itu.
“Partai tersebut akan dimiliki oleh semua anggota, setiap anggota memiliki hak untuk dipilih dan memilih. Kantornya pun virtual jadi gak perlu banyak biaya. Dan PSI sebagai partai, kemungkinan besar akan mengadopsi sistem itu,” katanya saat diwawancarai, Selasa (11/3).
Jokowi Gabung PSI?
Saat ditanya apakah Presiden Joko Widodo berpotensi bergabung ke PSI, mengingat partai tersebut kerap menjadikannya sebagai panutan politik, Utje tak menutup kemungkinan hal tersebut terjadi. Apalagi wacana Partai Super Tbk ala Jokowi juga diadopsi lewat PSI Perorangan.
"Bisa jadi," jawabnya singkat.
Jika Partai Super Tbk benar-benar terealisasi, Utje memprediksi bahwa banyak anggota Bara JP yang akan turut bergabung.
"Kalau Partai Super Tbk jadi, anggota Bara JP pasti banyak yang bergabung," tutupnya.