Aktivis Lingkungan Prancis Beri Hadiah Kursi Daur Ulang Plastik Kresek untuk Jokowi
Jokowi juga mengapresiasi usai mendengar penjelasan dari Gary Bencheghib. Gary menyebut dalam satu hari organisasinya bisa mengumpulkan 5 ton sampah.
Aktivis lingkungan Prancis yang berdomisili di Bali, Sungai Watch menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di kediaman pribadi, Jalan Kutai Utara, Sumber, Solo, Selasa (28/4). Mereka menghadiahi Jokowi sebuah kursi dan boks tisu hasil daur ulang sampah plastik kresek hitam.
Hadiah unik tersebut diserahkan langsung oleh pendiri Sungai Watch, Gary Bencheghib, Sam dan Kelly Bencheghib. Jokowi pun menerima dengan antusias kursi yang terbuat dari 2.000 kresek plastik warna hitam itu. Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka langsung mencoba mendudukinya.
"Desainnya ini sangat bagus, bahannya bagus, dari tas kresek hitam," ujar Jokowi.
Jokowi juga mengapresiasi usai mendengar penjelasan dari Gary Bencheghib. Gary menyebut dalam satu hari organisasinya bisa mengumpulkan 5 ton sampah. Caranya dengan memasang penghalang di sungai. "Per hari 5 ton ?," tanya Jokowi kaget.
Sementara Gary menyampaikan bahwa kursi yang diberikan ke mantan Gubernur DKI Jakarta itu terbuat dari sampah plastik kresek hitam. Selain kursi pihaknya juga membuat kotak tisu dari kresek berwarna hijau.
"Untuk kursi kita menggunakan plastio kresek hitam, untuk tas kresek merah beda lagi. Ini warnanya kita sudah dapat warna yang cocok, dari sampah semua," ungkapnya.
Hadiah untuk Jokowi
Dikatakannya, untuk yang dihadiahkan ke Jokowi memiliki berat 30 kilogram. Pembuatan kursi tersebut membutuhkan bahan sebanyak 2.000 kresek hitam.
Terkait kedatangannya ke Solo, Gary menyebut tak lepas dari misi Sungai Watch, yakni berlari dari Bali ke Jawa, termasuk Kota Solo yang juga dilewati.
Dalam setiap hari dirinnya dan anggota lainnya berlari 25 kilometer dari target yang direncanakan sejauh 1.200 kilometer.
"Sikilku wis kesel (kakiku sudah lelah)," ucapnya dalam bahasa Jawa.
Berbicara Sejumlah Hal dengan Jokowi
Gary mengaku berbicara sejumlah hal dengan Jokowi. Di antaranya tentang bagaimana cara agar semua sungai di Indonesia benar-benar dalam kondisi bersih.
"Ada lebih dari 4.000 sungai di Indonesia. Kita diskusi bagaimana agar semua sungai ini benar-benar bersih. Dan mungkin diskusi tentang kolaborasi dengan pemerintah, dengan perusahaan," ucap Gary.
Gary mengaku mendapat arahan dari Jokowi untuk segera bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka usai misi larinya selesai. Jokowi juga memberikan masukan terkait gerakan memilah sampah.
"Beliau tertarik sekali program kita. Dia juga inngin agar kita bisa langsung ketemu sama Wapres pas kita selesai larinya," katanya.