Aksi Angkat 670 Kg Sampah dari Sungai Ciliwung di Peringatan Hari Bumi 2026
Selanjutnya, peserta mengarungi Sungai Ciliwung dari titik Leuwi Orok hingga Saung Alkesa sambil melakukan aksi pungut sampah di sepanjang aliran sungai.
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggelar aksi bersih Sungai Ciliwung sekaligus melepas 5.000 bibit ikan spesies lokal dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN EPI, Dedeng Hidayat mengatakan, melalui aksi pelestarian lingkungan di Sungai Ciliwung, Kedung Halang, Kota Bogor, Jabar itu, berhasil diangkat 670 Kg sampah dari aliran sungai dalam waktu kurang dari satu jam.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN EPI dalam penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG), melalui upaya pengendalian pencemaran dan pelestarian ekosistem perairan secara berkelanjutan," jelasnya seperti dikkutip dari Antara, Selasa (28/4).
Rangkaian kegiatan pada Senin (27/4) itu diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN EPI di Saung Alkesa, dilanjutkan dengan pelepasan 5.000 bibit ikan endemik Ciliwung jenis tengadak dan tawes sebagai upaya menjaga keanekaragaman hayati ekosistem perairan.
Selanjutnya, peserta mengarungi Sungai Ciliwung dari titik Leuwi Orok hingga Saung Alkesa sambil melakukan aksi pungut sampah di sepanjang aliran sungai.
Dedeng menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam merespons berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
"Melalui kegiatan ini, PLN EPI ingin menunjukkan peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah perairan. Tantangan seperti pencemaran, perubahan iklim, dan penurunan kualitas ekosistem membutuhkan keterlibatan seluruh pihak," ujarnya.
Aksi Konkret Berkelanjutan
Ia menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi konkret yang berkelanjutan. "Kami percaya bahwa pelestarian lingkungan tidak cukup hanya dengan wacana, tetapi harus dilakukan melalui tindakan nyata. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN EPI dalam mendukung pengendalian pencemaran sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar," tambahnya.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 45 peserta dengan menggunakan 10 perahu karet dan tiga kano, serta didukung tim pengamanan dari BPBD Kota Bogor.
Sampah yang dikumpulkan didominasi plastik dan styrofoam, termasuk jenis residu, yang memerlukan penanganan khusus. "Dalam waktu singkat, kami dapat mengangkat ratusan kilogram sampah. Ini menunjukkan pentingnya aksi berkelanjutan serta kolaborasi lintas pihak dalam menjaga kelestarian sungai," sebut Dedeng.
Melalui aksi nyata ini, tambahnya, PLN EPI menegaskan bahwa menjaga bumi bukan sekadar komitmen, tetapi tanggung jawab bersama yang dimulai dari langkah kecil dan dilakukan secara konsisten untuk masa depan yang lebih lestari.