Perjalanan hidup seseorang kerap diperibahasakan seperti menaiki wahana permainan roller coaster. Naik turun dalam menjalani kehidupan untuk meraih kesuksesan sering kali melalui proses panjang.
Kegigihan menjadi salah satu jurus jitu mencapai puncak karier kehidupan. Pantang menyerah itu membuat perjalanan hidup penuh liku seakan lurus tanpa hambatan.
Perjuangan mengarungi kehidupan itu juga tergambar dalam sosok Mayor Windra Sanur, salah satu anggota Paspampres Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) hingga purna tugas. Windra tercatat delapan tahun menjadi perisai Jokowi.
Namun ada momen tak biasa di kediaman pribadi Jokowi di Jalan Kutai Utara Nomor 01, Sumber Solo, pada Selasa (21/4). Pagi itu, Windra yang biasanya berpakaian preman, nampak gagah mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) loreng TNI dan topi baret hijau.
Windra didampingi istri tercinta Irvana Meika bahkan ikut mengantri bersama warga untuk bisa bertemu Jokowi. Padahal selama ini anggota Kopassus itu selalu dekat dengan Jokowi dan telah 8 tahun mangawal ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Setelah beberapa saat mengantri, Windra dan istri bisa bertemu Jokowi. Selain bersalaman dan berswafoto Windra dan istri juga mendapatkan bingkisan kaos seperti pengunjung lainnya.
Windra juga sempat berkemas-kemas barangnya yang disimpan di Griya Kutai 8 yang biasanya digunakan sebagai mes Paspampres pengawal Jokowi.
Usut punya usut, wasit Judo internasional itu berpamitan ke Jokowi. Dia akan berpindah tugas ke Kasdim Tigaraksa Kabupaten Tangerang Jawa Barat. Windra yang kerap dipanggil 'Beruang' itu sempat berkaca-kaca saat ingin berpamitan dengan Jokowi.
"Alhamdulillah saya mendapatkan amanah jabatan dan tugas baru sebagai Kasdim Tigaraksa, Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Saat disinggung suka dan duka selama mendampingi Jokowi, Windra mengaku tidak bisa menggambarkan perasaannya harus meninggalkan Jokowi dan keluarga. Kedua mata pria yang sering disebut 'perisai hidup' ini nampak kembali berkaca-kaca.
"Gimana ya, perasaan campur aduk, perasaan luar biasa," ungkap dia.
Selama bertahun-tahun itu, Windra mengaku banyak pengalaman luar biasa yang ia terima. Terutama dalam mengubah kehidupannya.
Windra juga mengaku mendapatkan arahan dari Jokowi untuk melanjutkan karir sebagai TNI. Apalagi, saat ini dirinya mendapat tempat tugas yang baru.
"Ini arahan beliau agar belajar lagi, jadi tentara gitu. Karena selama ini bagian marahin orang, kebetulan saya belum pernah di teritorial. Saya kan dari pasukan tempur, saya sebelumnya belum teritorial dan sekarang teritorial di Kasdim Kabupaten Tangerang," tutup dia.
Sebelum menjadi salah satu pengawal utama Jokowi, siapa sangka Windra dulunya tak ingin jadi prajurit TNI. Dalam wawancara dengan @kanz_zaidan pada Agustus 2023 silam, Windra Sanur mengaku cita-citanya semasa kecil ingin menjadi pilot.
Pria kelahiran 15 April 1977 ini mengungkapkan tak bisa masuk akademi militer lantaran lulusan STM.
"Cita cita saya waktu kecil, dulu mau jadi pilot. Cuman karena saya masuk STM, lulusan STM tidak bisa masuk Akmil," ujar Windra yang saat itu masih berpangkat Kapten.
Windra pun mencoba Secaba Akpol namun gagal. Tak menyerah, ia mencoba Secaba TNI AD hingga akhirnya lulus tahun 1996.
"Saya mencoba daftar polisi , Secaba Porli tidak lulus. Saya coba lagi daftar TNI AD, Alhamdulillah lulus tahun 1996" pungkas Windra.
Advertisement
Dulunya Windra bagian dari korps baret merah Komando Pasukan Khusus atau Kopassus sebagai pasukan sniper. Melansir dari unggahan video di Instagram @kanz_zaidan, disebutkan ia pernah mengikuti pelatihan sniper di Pusat Pendidikan Pasukan Khusus selama 2 bulan di Batujajar, Bandung Barat.
Windra juga sempat ditugaskan di wilayah Ambon bersama dengan batlion Gabungan 2 (Maluku & Maluku Utara) pada tahun 2000 silam. Ia ditugaskan di t,empat tersebut selama 13 bulan.
Selain itu, ia juga pernah menjadi komandan peleton atau Danton Provos Kopassus di markas Cijantung Jakarta Timur.
Karier sebagai Paspampres dimulai tahun 2019, pada periode kedua Presiden Jokowi. Windra lolos seleksi dan dipercaya menjadi Pengawal Presiden Jokowi di grup A. Sebagai pengawal pribadi presiden, perwira TNI ini diketahui sangat dekat dengan Jokowi. Dia selalu ikut kemanapun Jokowi pergi.
Tinggi badan Windra 185 cm, ia disebut menjadi Pasmpampres dengan postur tubuh tertinggi. Selain jadi anggota TNI, Windra juga seorang atlet dan pelatih judo.
Keahlian bela diri yang dikuasai ialah Dan 4 Judo, Dan 2 Yongmoodo. Ayah dua anak ini telah menorehkan banyak prestasi.
Pada PON 2002 Riau, Windra pernah mencetak rekor pelatih. Dia berhasil membawa kontingen atlet judo Provinsi Banten merebut 3 medali sekaligus, emas, perak dan perunggu.
Tak hanya itu saja, suami dari Meika Irvana ini juga berhasil lulus dalam seleksi wasit judo internasional (IJF Continental) pada 2022 lalu. Dengan status wasit judo internasional IJF Continental, Windra bisa memimpin kejuaran judo internasional.
Kini Windra memulai babak baru dalam karier militernya. Berdasarkan surat keputusan mutasi terbaru di lingkungan TNI AD, Windra resmi bertugas ke Kasdim Tigaraksa Kabupaten Tangerang Jawa Barat.