PSI Perorangan Dinilai Identik Partai Super Tbk, Pengamat: Kode Keras Partainya Jokowi
Adi juga memprediksi jika pernyataan Jokowi adalah untuk menunjukan bahwa PSI merupakan partainya.
Pengamat politik Adi Prayitno berpandangan, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak mempermasalahkan gagasan partai super Tbk diadopsi PSI. Ini menunjukkan adanya keinginan Jokowi membesarkan PSI di masa yang akan datang.
"Ketika Jokowi mengatakan partai perorangan itu diserobot atau diadopsi oleh PSI itu semacam kode keras sebenarnya bahwa Jokowi kelihatan ingin membesarkan PSI untuk dimasa-masa yang akan datang," kata Adi, saat dikonfirmasi, Minggu (9/3).
Adi menilai, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang juga anak bungsu Jokowi akan mengadopsi pemikiran ayahnya. Sehingga, partai yang dipimpinnya akan tumbuh berkembang di masa yang akan datang.
"Karena apapun Ketum PSI adalah Kaesang kemudian mengadopsi pikiran Jokowi soal partai perseorangan dan sangat mungkin tidak mungkin research kemampuan Jokowi di masa-masa yang akan datang untuk mensupport bagaimana psi tumbuh berkembang menjadi partai yang besar," ujarnya.
Namun, Adi juga memprediksi jika pernyataan Jokowi adalah untuk menunjukan bahwa PSI merupakan partainya.
"Apalagi partai perseorangan dinilai identik dengan memiliki irisan dengan partai super Tbk itu jelas kode keras sebenarnya partai nya Jokowi perhari ini secara tidak formal ya PSI sebenarnya," tutup Adi.
Modernisasi Partai
Sementara itu, Pengamat politik Citra Institute Efriza menilai konsep Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perorangan dapat memberikan perubahan dalam mekanisme pemilihan ketua umum, yang lebih inklusif dengan keterlibatan seluruh anggota.
"Citra PSI akan semakin positif dengan perubahan ini, karena mekanisme pemilihannya lebih melibatkan seluruh kader," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (9/3).
Menurut Efriza, pendekatan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi partai lain dalam mengadopsi sistem yang lebih demokratis dan transparan.
Dengan semakin terbukanya ruang partisipasi dalam pemilihan ketua umum, PSI dapat menarik lebih banyak dukungan dari masyarakat yang menginginkan perubahan dalam sistem kepartaian.
Dalam konteks politik nasional, perubahan strategi PSI ini dapat memberikan warna baru dalam dinamika kepartaian di Indonesia.
Langkah ini juga menunjukkan upaya PSI untuk membangun sistem yang lebih modern dan responsif terhadap tuntutan demokrasi.
"PSI selama ini memiliki corak nasionalisme yang unik dan berbeda dari partai lain. Dengan transformasi menjadi PSI perorangan, partai ini menunjukkan komitmen terhadap inovasi dalam sistem kepartaian," jelasnya.